Flash News
No posts found

Warga Mendesak Lapangan Tak Digusur, Tanggapan Pemkab ?

Calon lokasi tanah untuk pembangunan kantor Dinas ESDM yang baru di dekat lapangan desa Weton. (Gambar atas) bangunan kantor Dinas ESDM lama di Jl Pemuda Rembang.

Calon lokasi tanah untuk pembangunan kantor Dinas ESDM yang baru di dekat lapangan desa Weton. (Gambar atas) bangunan kantor Dinas ESDM lama di Jl Pemuda Rembang.

Rembang – Warga desa Weton Kec. Rembang Kota berharap kepada pemerintah kabupaten Rembang, agar tidak menggusur lapangan sepak bola Weton, menyusul rencana pembangunan kompleks kantor di sekitar lokasi tersebut.

Seorang warga desa Weton, Suryanto menjelaskan keberadaan lapangan masih sangat dibutuhkan, untuk menunjang kegiatan olahraga. Tidak hanya bagi kalangan pemuda setempat, tetapi siswa SMPN 6 Rembang juga biasa memanfaatkan. Kalau lapangan tergusur, ia khawatir rawan memicu protes.

Sementara itu pelaksana tugas Asisten II Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Rembang, Abdullah Zawawi menjelaskan separuh lapangan dan sebelah baratnya, merupakan aset tanah milik pemerintah kabupaten. Nantinya kantor Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kab. Rembang, yang semula berada di Jl Pemuda, dialihkan ke sebelah barat lapangan sepak bola desa Weton. Alasannya situasi kantor sudah penuh sesak, sehingga mengganggu mobilitas pegawai. Kebetulan lokasi itu dianggap paling memungkinkan, meski agak jauh dari pusat kota.

Kelak bangunan kantor Dinas ESDM lama akan dijadikan satu dengan kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH). Ia menegaskan pendirian kantor Dinas ESDM tidak menutupi lapangan, karena posisinya di sebelah barat lapangan. Sekarang kondisi lahan masih ditanami padi oleh petani, namun sebagian sudah panen.

Abdullah Zawawi menambahkan anggaran pembangunan kantor Dinas ESDM telah masuk APBD Rembang tahun 2014. Namun berapa besarannya dan kapan mulai dibangun, pejabat asal desa Mondoteko Rembang ini mengaku tidak hafal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *