Flash News
No posts found

Siapkan 150 Orang, Dusun Pelosok Musti Dipertimbangkan

Sejumlah pekerja memilah milah logistik Pemilu Legislatif di gudang desa Sawahan Rembang.

Sejumlah pekerja memilah milah logistik Pemilu Legislatif di gudang desa Sawahan Rembang.

Rembang – Sampai Sabtu pagi (01 Maret 2014) logistik surat suara Pemilu Legislatif 2014, belum tiba di Rembang. Padahal sejumlah daerah di Jawa Tengah telah lebih dulu menerima surat suara, meski sebagian baru surat suara Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Kepala Sub Bagian Umum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab. Rembang, Bagus Gede menjelaskan pihaknya beberapa kali menghubungi KPU Provinsi Jawa Tengah. Jawaban mereka normatif, sementara diminta untuk menunggu. Meski demikian, pihaknya sudah merancang persiapan pelipatan surat suara.

Nantinya paling tidak membutuhkan antara 100 – 150 orang personel. Ia menargetkan pelipatan selesai selama 15 hari. Terlebih dahulu memprioritaskan tenaga dari sekitar Sekretariat KPU, baru kemudian kalangan santri pondok pesantren. Tentu setiap orang harus dilengkapi kartu identitas, sehingga akan mudah terkontrol. Nantinya satu lembar pelipatan surat suara dibandrol Rp 100.

Bagus Gede menyatakan optimis pengiriman surat suara ke desa desa, tuntas sebelum hari pencoblosan, tanggal 09 April 2014.

Sedangkan terkait kotak dan bilik suara, menurutnya tidak ada masalah. Sementara itu Karwi, warga dusun Ngotoko desa Pasedan Kec. Bulu berharap penyelenggara Pemilu mempertimbangkan dusun dusun terpencil, seperti Ngotoko. Jangan sampai pendistribusian serba terburu buru, karena khawatir menimbulkan berbagai kerawanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *