Flash News
No posts found

82 Sudah Berpulang, Pemkab Perjuangkan Kemudahan Obat

Pelajar sosialisasi bahaya HIV Aids di kawasan Kaliuntu Rembang, baru baru ini.

Pelajar sosialisasi bahaya HIV Aids di kawasan Kaliuntu Rembang, baru baru ini.

Rembang – Penderita HIV – Aids di kabupaten Rembang masih belum mendapatkan kemudahan, untuk memperoleh obat anti retro viral atau ARV, sebuah jenis obat yang berfungsi menekan jumlah virus HIV di dalam tubuh.

Selama ini penderita setiap bulan mengambil jatah obat ARV ke rumah sakit Suwondo Pati.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Ali Syofii menjelaskan pihaknya tengah berupaya obat bisa diambil langsung di rumah sakit dr R Sutrasno Rembang, agar tidak perlu jauh jauh ke Pati. Proses pengajuan berkas kepada tingkat provinsi, masih berlangsung, tapi sampai hari Senin (03 Maret 2014), belum ada kepastian kabar.

Ali Syofii menambahkan Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, dalam rentang waktu sebulan ke depan, juga menggiatkan sosialisasi tentang HIV – Aids di desa desa. Jajaran Puskesmas dan bidan desa menjadi garda terdepan dalam sosialisasi, sehingga masyarakat lebih memahami, apakah HIV – Aids dan bagaimana cara penularannya. Kebiasaan berganti ganti pasangan sex rawan memicu penularan virus HIV, termasuk yang paling sering diingatkan kepada warga.

Ia berharap seluruh lapisan masyarakat bergerak mencegah penyebaran HIV – Aids, karena di kabupaten Rembang termasuk sudah cukup mengerikan. Dari total 152 orang penderita, 82 orang sudah meninggal dunia.

Tidak hanya kaum pria, tetapi virus mematikan tersebut juga menghinggapi kalangan ibu rumah tangga dan anak balita.

1 Komentar

  1. berita rembang

    semoga masyarakat segera menyadari
    dan saya berharap pak pemerintah sering2 memberikan sosialisasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *