Flash News
No posts found

Darrrr, 6 Petani Disambar Petir

Jenazah korban Edi Sanyoto dievakuasi sejumlah warga menuju rumah duka, Rabu sore.

Jenazah korban Edi Sanyoto dievakuasi sejumlah warga menuju rumah duka, Rabu sore.

Sumber – Enam orang petani tersambar petir di kabupaten Rembang, Rabu sore (05 Maret 2014). Seorang korban tewas, sedangkan satu orang lainnya dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa naas itu terjadi di tengah lahan persawahan, sebelah timur dusun Bowong desa Bogorejo Kec. Sumber. Semula ada enam orang buruh tani, termasuk pemilik sawah, Sunoto, warga desa Bogorejo, sibuk memanen padi. Cuaca mendung, tapi belum turun hujan. Meski beberapa kali petir menggelegar, namun para buruh tani tetap melanjutkan aktivitas, karena pekerjaan belum selesai.

Tak berselang lama, petir dengan intensitas lebih besar, kembali menyambar. Semua langsung terpental sejauh 2 meter. Satu korban tewas yakni Edi Sanyoto (40 tahun), sedangkan seorang lainnya dibawa ke rumah sakit, Marlan (40 tahun). Kedua korban berasal dari desa Kuangsan Kec. Kaliori.

Suparman (37 tahun), warga desa Kuangsan Kec. Kaliori, salah satu saksi sesama buruh tani mengatakan ditengah situasi panik, dirinya berusaha menolong korban.

Saat jenazah Edi Sanyoto tiba di rumah duka, isteri dan kerabat korban langsung menangis histeris. Mereka tak menyangka, niat untuk mencari nafkah sebagai buruh tani, akan berujung duka.

Sementara itu kondisi Marlan masih shock. Ia menjalani perawatan intensif di ruang Dahlia rumah sakit dr R Sutrasno Rembang.

Kapolsek Sumber, AKP Bibit AS membenarkan kejadian tersebut. Ia menghimbau petani lebih waspada, ketika beraktivitas di luar rumah, bersamaan cuaca buruk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *