Flash News
No posts found

Ditabrak Pelajar, Berbulan Bulan Gunakan Alat Bantu

Endang Suharti, mengajar siswa dengan menggunakan alat bantu berjalan.

Endang Suharti, mengajar siswa dengan menggunakan alat bantu berjalan.

Rembang – Semangat guru yang satu ini patut menjadi panutan. Meski kakinya patah, gara gara kecelakaan lalu lintas, namun tetap rutin beraktivitas menjalankan tanggung jawab, untuk mencerdaskan siswa.

Namanya Endang Sumarti (56 tahun), guru kelas II SDN I Kutoharjo Rembang. Wanita asal desa Kabongan Kidul Kec. Rembang Kota tersebut, pada tanggal 02 Mei 2013 lalu, bersamaan Hari Pendidikan Nasional ditabrak pelajar pengendara sepeda motor, saat naik sepeda onthel akan berangkat ke sekolah.

Kaki kirinya patah. Korban kemudian mendapatkan perawatan di rumah sakit Koestati Solo. Kondisi ibu dua anak ini berangsur angsur membaik. Kali pertama kembali mengajar siswa, Endang menggunakan kursi roda. Setelah mampu berdiri, belakangan setengah tahun terakhir, beralih menggunakan alat bantu berjalan kaki atau kruk.

Menurutnya hal itu tidak menjadi halangan. Yang terpenting kegiatan belajar mengajar jangan sampai terganggu. Sesekali saja ia mengaku tidak masuk, karena masih perlu kontrol ke dokter, sebelum pen kaki benar benar dilepas.

Kepala Sekolah SDN I Kutoharjo Rembang, Edi Sutoyo menganggap sosok Endang Sumarti memang guru yang rajin, bahkan selalu berangkat pagi hari, jauh sebelum pelajaran dimulai. Meski mengalami kecelakaan, tapi tidak banyak berubah. Sumbangsihnya selama ini, bisa mendorong guru guru muda yang lain untuk lebih giat.

Endang Sumarti pernah mengajar di kabupaten Demak, kemudian bertugas di SDN I Mondoteko. Setelah itu bergeser ke SDN I Kutoharjo. 20 tahun sudah Endang mengabdi sebagai pendidik.

Pihak sekolah berharap Endang kelak akan mengakhiri masa pensiun, dengan catatan pena emas di SDN I Kutoharjo. Sekaligus meninggalkan semangat untuk tidak mudah menyerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *