Flash News
No posts found

Atribut Demokrat Sambut SBY, Disalahkan Panwaslu

Presiden SBY di depan Makodim Rembang. (Gambar atas) bendera partai demokrat dan spanduk ucapan terima kasih kepada SBY terpasang di bundaran Tugu Adipura, sebelah timur Makodim Rembang.

Presiden SBY di depan Makodim Rembang. (Gambar atas) bendera partai demokrat dan spanduk ucapan terima kasih kepada SBY terpasang di bundaran Tugu Adipura, sebelah timur Makodim Rembang.

Rembang – Kawasan Kodim 0720 Rembang depan obyek wisata Taman Kartini, sejak Rabu pagi hingga Kamis siang, steril dari kunjungan warga luar, karena menjadi lokasi tempat persinggahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta rombongan, seusai perjalanan dari Tuban Jawa Timur. Upaya tersebut untuk memastikan keamanan sang kepala negara, benar benar terjamin.

Komandan Kodim 0720 Rembang, Letkol Wawan Indaryanto menjelaskan sterilisasi melibatkan seluruh kesatuan, termasuk pasukan pengamanan presiden (Paspampres). Jadi singgah atau tidak, menurutnya yang terpenting persiapan sudah matang. Kebersihan kamar mandi, kantor dan halaman depan termasuk menjadi prioritas utama, karena rombongan hanya mampir sebentar.

Kabar akan lewatnya presiden SBY dijalur Pantura Rembang, mendorong sejumlah sekolah untuk berinisiatif menggerakkan murid, seperti layaknya masa orde baru, dikala kepemimpinan presiden Soeharto dulu.

Kepala SDN Ngadem Rembang, Siti Ulfa menjelaskan pihaknya mengangkut sekira 100 siswa, dengan menggunakan colt bak terbuka, dari sekolah menuju pinggir jalur Pantura, depan DPRD Rembang. Siswa menyambut presiden, sambil membawa bendera merah putih. Siti menimpali hal itu inisiatif sekolah, untuk mengajarkan siswa menghormati pimpinan negara. Meski menunggu berjam jam, tak masalah.

SBY sekira setengah jam berada di Makodim Rembang. Ia didampingi Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan M Nuh, kemudian tampak pula Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Marciano Norman.

Sementara itu pantauan Reporter R2B di jalur Pantura kabupaten Rembang, mendadak banyak bertebaran atribut bendera partai demokrat. Bahkan ada pula spanduk bertuliskan ucapan terima kasih terhadap SBY yang juga Ketua Dewan Pembina Demokrat, atas pengesahan Undang Undang Desa, sehingga nantinya per desa berhak menerima dana Rp 750 juta setiap tahun.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kab. Rembang, Mukhlis Ridho mengatakan dalam Peraturan Bupati No 12 tahun 2013 mustinya sepanjang jalur Pantura kota Rembang, antara gerbang barat sampai dengan gerbang timur dilarang ada pemasangan atribut partai politik. Tetapi di bundaran Tugu Adipura depan gedung DPRD, justru penuh bendera partai Demokrat.

Mukhlis Ridho menambahkan meski setelah presiden SBY lewat, atribut langsung dicabuti lagi, menurutnya tetap saja melanggar aturan. Ia berharap pengurus partai mematuhi regulasi yang ada. Apalagi kunjungan presiden kali ini lebih mengarah pada kapasitasnya sebagai pejabat kepala negara, bukan terkait agenda partai politik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *