Flash News
No posts found

Keluar Dari Mesin ATM, Dijambret

Sejumlah wanita antre di salah satu mesin ATM Jl Diponegoro Rembang. Polisi menghimbau warga mewaspadai kasus penjambretan yang sulit terungkap.

Sejumlah wanita antre di salah satu mesin ATM Jl Diponegoro Rembang. Polisi menghimbau warga mewaspadai kasus penjambretan yang sulit terungkap.

Rembang – Aksi penjambretan terjadi pada Minggu pagi (16 Maret 2014) di jalur Pantura, sekitar depan Bank BRI Jl Diponegoro Rembang.

Korbannya adalah Fitriana (27 tahun), warga desa Pandean Kec. Rembang Kota. Semula Fitriana baru saja mengambil uang di mesin ATM Bank BRI. Setelah keluar akan menyeberangi jalan raya, tiba tiba dari arah barat, muncul dua orang pelaku berboncengan sepeda motor langsung menyerobot, kemudian merampas dompet Joger berisi uang Rp 500 ribu, sejumlah kartu ATM dan sebuah HP. Satu HP lainnya bermerek Samsung Galaxy berwarna merah yang dibawa korban, juga ikut digondol pelaku.

Fitriana menceritakan aksi penjambretan berlangsung sangat cepat. Ia sebatas mengetahui pelaku masih muda, mengendarai sepeda motor sejenis Yamaha Mio, kabur ke arah timur. Sempat ada warga membantu melakukan pengejaran, sampai mendekati pertigaan Clangapan. Tapi sayangnya sudah terlanjur kehilangan jejak.

Usai peristiwa itu, Fitriana melapor ke pihak kepolisian. Dirinya mengaku menanggung kerugian sekira Rp 7 juta lebih. Ia juga berharap bantuan masyarakat, terutama pemilik gerai telefon selular, seandainya mengetahui seseorang mencurigakan akan menjual HP curian. Bisa melapor ke polisi terdekat atau menghubungi nomor kontaknya, 081 915 562 424.

Kapolsek Rembang Kota, AKP Suhaendi Tirta menjelaskan sejauh ini kasus penjambretan yang terjadi di wilayah dalam kota sulit terungkap, karena keterbatasan informasi dari saksi.

Maka pihaknya menghimbau warga, khususnya kaum wanita lebih waspada, saat membawa barang berharga di luar rumah. Tentu polisi akan mengimbangi melalui giat patroli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *