Flash News
No posts found

“Percuma Kalau Lurus, Kami Minta Bentuk L…”

Seorang warga desa Sumurtawang Kec. Kragan mengamati tumpukan batu penahan gelombang, Selasa pagi (18 Maret 2014).

Seorang warga desa Sumurtawang Kec. Kragan mengamati tumpukan batu penahan gelombang, Selasa pagi (18 Maret 2014).

Kragan – Sejumlah warga di pinggir pantai desa Sumurtawang Kec. Kragan menyoroti proyek batu penahan gelombang yang baru dipasang oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Rembang.

Abdul Ghofur, seorang warga desa Sumurtawang mengatakan dua masalah perlu mendapatkan perhatian. Yang pertama, tumpukan batu belum merata. Bahkan ada lokasi, dekat permukiman penduduk hanya diberi batu satu dua. Kemudian masalah lain, di ujung timur talud, idealnya berbentuk huruf L, agar bisa melindungi rumah warga dari amukan ombak, terutama pada musim ombak timuran.

Sekarang ini kondisi talud lurus. Tentu saat ombak besar, air laut tetap menerobos lewat bibir pantai yang belum ditumpuki batu. Pernah usulan itu disampaikan ke operator alat berat beckhoe, tapi mereka menjawab harus mengerjakan sesuai rencana awal.

Ghofur menambahkan abrasi di desanya berlangsung lama dan diperparah oleh aktivitas penambangan pasir laut. Tercatat 4 rumah hanyut terbawa ombak.

Tini, warga Sumurtawang lain mengaku ombak besar sering membuatnya tidak bisa tidur. Begitu ada bantuan talud dari pemerintah, ia merasa lebih tenang. Tini menimpali sudah bertempat tinggal di lokasi itu selama 20 tahun. Menurutnya sulit pindah ke tempat lain, karena tidak mempunyai tanah lagi.

Kepala BPBD Rembang, Suharso menegaskan siap menampung aspirasi masyarakat. Staf BPBD akan mengecek dulu, kemudian kalau memungkinkan ditambah seperti huruf L, pihaknya bisa mengusulkan melalui anggaran perubahan tahun ini.

Suharso menambahkan pembuatan talud penahan gelombang di pantai Sumurtawang, disokong dana APBD Kab. Rembang sebesar Rp 194 juta, untuk panjang sekira 150 an meter. Ia berharap akan mampu mengurangi abrasi dan menyelamatkan perumahan penduduk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *