Flash News
No posts found

Curam, Usulkan Ke Dirjen Perhubungan Darat

Truk masuk laut di pinggir jalur Pantura desa Blimbing Kec. Sluke.

Truk masuk laut di pinggir jalur Pantura desa Blimbing Kec. Sluke.

Rembang – Banyak ruas jalan di wilayah kabupaten Rembang yang tidak berpagar cor beton atau plat baja, padahal kondisinya cukup membahayakan, berada di lokasi curam dekat jurang, perbukitan, pinggir sungai atau persis di pinggir laut.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika Kab. Rembang, Suyono mengatakan pihaknya sudah selesai melakukan pemetaan, lokasi jalan yang mendesak segera dilengkapi pagar pembatas, perkiraan mencapai 2 kilo meter.

Di jalur Pantura, misalnya desa Blimbing, sebelah barat Pelabuhan Tanjung Bonang Sluke. Baru baru ini sebuah truk bermuatan genteng terperosok masuk ke laut. Kemudian di jalan Lasem – Jatirogo, juga ada beberapa titik yang perlu dipasangi pagar. Pihaknya mengusulkan kepada Dirjen Perhubungan Darat, tetapi sampai hari Kamis (20 Maret 2014), belum mendapatkan tanggapan. Ia menilai pagar cor beton maupun plat baja cukup penting, untuk menahan laju kendaraan besar, saat terjadi kecelakaan, sehingga bisa mengantisipasi jatuhnya korban jiwa.

Bambang Sukris, warga desa Sluke Kec. Sluke menuturkan plat baja lebih kuat dibandingkan pagar cor beton.

Tentu harus menyesuaikan tingkat kedalaman lokasi. Wilayah Sluke perlu menjadi prioritas, lantaran sebagian ruas jalur Pantura berada di pinggir laut.

Bambang menambahkan kecelakaan bus PO Cemerlang yang terjun ke jurang laut di desa Manggar Kec. Sluke, musti menjadi bahan pembelajaran untuk dinas terkait.

Kala itu kecelakaan terjadi pada bulan Mei 2013, menewaskan 8 orang dan puluhan luka luka, semuanya warga desa Sendangmulyo Kec. Sarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *