Flash News
No posts found

Pegawai Lebih Dulu Boyongan, Nelayan Ajukan Syarat

Nelayan masih melelang ikan di TPI lama sebelah selatan, Sabtu pagi.

Nelayan masih melelang ikan di TPI lama sebelah selatan, Sabtu pagi.

Rembang – Sejumlah nelayan dan pengurus kapal di desa Tasikagung Rembang memberikan syarat, sebelum Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dipindah dari selatan ke bangunan baru di utara, mulai hari Senin nanti (24 Maret 2014).

Fadholi “rucek”, salah satu pengurus kapal di desa Tasikagung menjelaskan boleh saja pindah, asalkan dermaga pelabuhan sisi timur harus benar benar kosong, sehingga kapal mini porsin bisa leluasa membongkar ikan, seusai melaut. Selama ini kenyataannya, lokasi tersebut justru dipenuhi kapal cantrang yang sudah dibangunkan TPI sendiri di sisi selatan. Seakan akan ABK kapal mini porsin selalu terpinggirkan. Ia pesimis tuntutan tersebut dapat dipenuhi. Sedangkan protes bentuk bangunan TPI baru menggunakan sekat, tetap menjadi keluhan nelayan. Tapi fokus utama, sementara ini berkutat pada kondisi dermaga yang masih semrawut.

Apakah nelayan, bakul maupun pemilik kapal bersedia pindah atau tidak, Fadholi meminta menunggu saja perkembangan hari Senin nanti.

Kepala Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tasikagung, Tukimin mengatakan seluruh aktivitas perkantoran pegawainya sudah lama pindah ke bangunan TPI baru, saat rencana pemindahan pertama gagal, akhir bulan November 2013 lalu.

Ia berharap upaya pemindahan lelang yang kedua, bisa berjalan lancar, tanpa terjadi gelombang penolakan. Apalagi dinas terkait, telah beberapa kali memberikan pengarahan, bahwa bangunan baru yang lebih representatif, semata mata demi kepentingan nelayan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Kab. Rembang Suparman, saat sosialisasi rencana pemindahan TPI belum menanggapi secara gamblang, tuntutan sterilisasi dermaga timur. Ia sebatas berjanji penataan tempat sandar kapal, akan dilakukan bertahap sambil jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *