Flash News
No posts found

“Dipindah, Jin Tetap Mengikuti Siswi….”

Suasana ujian sekolah siswi SMPN I Sulang di pendopo kantor kecamatan Sulang, Senin pagi. (Gambar atas) salah satu siswi ditenangkan, karena kesurupan.

Suasana ujian sekolah siswi SMPN I Sulang di pendopo kantor kecamatan Sulang, Senin pagi. (Gambar atas) salah satu siswi ditenangkan, karena kesurupan.

Sulang – SMPN I Sulang, hari Senin (24 Maret 2014) memindah pelaksanaan ujian sekolah belasan siswanya ke pendopo kantor kecamatan Sulang, untuk menghindari kesurupan.

Sedikitnya 13 siswi kelas IX mengikuti ujian sekolah di pendopo kantor kecamatan. Mereka tidak mengerjakan soal ujian di sekolah, seperti siswa pada umumnya.

Pihak sekolah sengaja mengalihkan ujian, karena khawatir kalau di sekolah, peristiwa kesurupan akan kembali terulang, seperti hari hari sebelumnya.

Tapi upaya pemindahan tersebut, belum membuahkan hasil. Sejumlah siswi tetap saja mengalami kesurupan. Ada yang hanya tertawa, kejang kejang, bicara tidak jelas, bahkan sampai berlari keluar pendopo kecamatan.

Guru pengawas, aparat kepolisian, tenaga kesehatan dan orang pintar yang ikut siaga, berulang kali turun tangan menenangkan siswa. Pelaksanaan ujianpun menjadi terganggu.

Pihak Dinas Pendidikan Kab. Rembang memantau secara khusus, pemindahan ujian sekolah ini. Kepala Bidang Kurikulum Dinas Pendidikan, Muttaqin menegaskan hak siswa harus tetap terpenuhi. Ia pribadi mengapresiasi usaha dari sekolah.

Muttaqin menambahkan pada tahun ajaran kali ini, nilai ujian sekolah ditetapkan 30 %, sedangkan nilai raport dari semester satu sampai dengan lima, sebesar 70 %. Dinas Pendidikan sebatas berharap kasus kesurupan, tidak berpengaruh banyak terhadap nilai akhir siswi.

Sementara itu menurut penerawangan orang pintar, Sudarno, warga desa Kemadu Kec. Sulang, ada makhluk halus sebangsa jin perempuan yang mengganggu para siswi. Usianya hampir sama seperti pelajar SMP, selalu iseng mengajak bermain. Jalan satu satunya jin harus dikalahkan, dengan mengandalkan lafadz ayat ayat Allah SWT. Ia belum turun sepenuhnya, karena penanganan ritual masih dipegang sejumlah orang pintar.

Kesurupan kali pertama muncul, setelah pekerja menebangi pohon, untuk lokasi pembuatan ruang laboratorium IPA. Selama ini 50 an ulama dan orang pintar pernah didatangkan, untuk mengusir makhluk halus. Namun belum mengarah titik terang.

Ujian sekolah direncanakan berakhir hari Sabtu, 29 Maret mendatang. Belum ada kepastian, ujian sekolah dipindah lagi atau tidak, karena kepala sekolah SMPN I Sulang, Subarkah keberatan memberikan tanggapan.

Salah satu orang tua murid yang enggan disebutkan namanya mengaku resah, karena putrinya kebetulan juga duduk di kelas IX. Andai saja baru kelas VII atau VIII, kemungkinan akan memilih pindah sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *