Flash News
No posts found

Rawan Gugatan, Puluhan KPPS Harus Diganti

Ketua Panwaslu Kab. Rembang, Mukhlis Ridho.

Ketua Panwaslu Kab. Rembang, Mukhlis Ridho.

Rembang – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kab. Rembang, merekomendasikan cukup banyak anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) Pemilu Legislatif diganti, karena tidak memenuhi syarat berusia minimal 25 tahun.

Di kecamatan Sedan, sebanyak 9 orang anggota KPPS selesai diganti, kemudian 7 anggota KPPS di desa Kedungasem Kec. Sumber, juga baru saja rampung. Sedangkan 30 an anggota KPPS se kecamatan Rembang Kota yang belum cukup umur, sampai hari Senin (24 Maret 2014) masih dalam proses penggantian.

Ketua Panwaslu Kab. Rembang, Mukhlis Ridho menuturkan aturan usia minimal 25 tahun bagi anggota KPPS adalah wajib. Jika di sebuah desa tidak ada, bisa diambilkan dari desa lain. Ia khawatir kalau melanggar, nantinya akan ada gugatan hukum, menuntut pemungutan suara harus diulang. Tentu merepotkan penyelenggara Pemilu.

Selain masalah umur, sempat pula ada temuan sebuah desa di kecamatan Sumber, anggota KPPS dipaksakan untuk tetap dipakai, meski tidak memenuhi syarat. Setelah menggelar pertemuan, akhirnya selesai. Terkait batasan ijazah minimal harus SMA, belakangan diubah, menjadi yang terpenting bisa baca tulis dan berpengalaman dalam penyelenggaraan Pemilu.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sumber, Agus Buharwoto mengakui situasi politik pasca pemilihan kepala desa beberapa waktu lalu, kadang kala masih terbawa. Kades terpilih ingin menempatkan orang orang pendukungnya masuk dalam KPPS. Selama memenuhi syarat dan mampu menjaga independensi, Agus menganggap tidak masalah.

Sementara itu Komisi Pemilihan Umum Kab. Rembang telah meminta bantuan pemerintah desa, terutama di kecamatan Rembang Kota, untuk berkoordinasi dengan panitia pemungutan suara PPS. Apabila anggota KPPS tidak memenuhi syarat, segera diganti, sebelum hari pencoblosan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *