Flash News
No posts found

Hama Ini Disuka Dan Dicela

Seorang petani di desa Sekarsari Kec. Sumber menunjukkan hama keong emas yang menyerang tanaman padi.

Seorang petani di desa Sekarsari Kec. Sumber menunjukkan hama keong emas yang menyerang tanaman padi.

Sumber – Hama keong emas menyerang padi musim tanam ke II di kecamatan Sumber dan Kaliori.

Kondisi ini sangat meresahkan para petani, karena keong emas merusak batang tanaman padi. Dalam waktu singkat, jumlah rumpun batang yang semula tumbuh subur, lama kelamaan semakin berkurang.

Sriadi, petani di desa Sekarsari Kec. Sumber mengaku khawatir akan mengalami gagal panen. Ia sempat mencoba menyemprot dengan menggunakan obat pembasmi hama wereng. Sebagian ada yang mati, namun tetap saja kewalahan, karena anakan keong terus bertambah.

Petani lainnya, Kartono menuturkan kebetulan kondisi lahan masih ada airnya, sehingga tempat ideal bagi perkembangbiakan keong. Solusi yang ditempuh sementara mengambil keong, untuk dimanfaatkan menjadi santapan lauk pauk. Kebetulan belakangan ini banyak warga lain ikut mencari dengan membawa kantong plastik dan ember, sehingga harapannya populasi keong bisa berkurang.

Petugas penyuluh dan mantri tani sempat menyarankan supaya lahan dikeringkan dulu. Tapi ia menolak, karena curah hujan tidak menentu. Begitu dikeringkan, tanaman padi juga terancam mati kekurangan air. Akhirnya mantri tani memberikan alternatif, memasang semacam alat penyaring di lubang dekat pematang sawah, guna meminimalkan keong masuk ke lahan.

Kartono menambahkan padi musim tanam pertama lalu, hasilnya tidak begitu memuaskan.

Petani berharap banyak, pada masa tanam kedua atau walik dami ini. Kalau anjlok gara gara hama keong, sudah pasti perekonomian petani akan ikut terpuruk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *