Flash News
No posts found

Korbannya Wanita, Disekap Dan Dikuras

Kapolsek Gunem, AKP Urip Prihadi.

Kapolsek Gunem, AKP Urip Prihadi.

Gunem – Aksi perampokan terjadi di dusun Wuni desa Kajar Kec. Gunem, Sabtu dini hari (29 Maret 2014) sekira pukul 02.30 wib. Dusun Wuni merupakan daerah pelosok, di puncak perbukitan, berbatasan dengan kabupaten Blora. Tiga orang pelaku menyekap seorang wanita, kemudian menguras uang dan perhiasan.

Awalnya pelaku masuk melalui pintu samping rumah, milik pasangan suami isteri Pitono dan Masri.

Pitono (50 tahun) tengah menonton pentas tayub di rumah tetangganya, sehingga sang isteri tidur sendirian. Begitu berhasil masuk rumah, pelaku langsung menuju kamar tidur Masri. Wanita ini tak berdaya, karena mulut ditutup lakban dan tangannya diikat dengan tali.

Pelaku selanjutnya menggasak uang tunai Rp 17 juta, kalung, gelang dan berbagai perhiasan. Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp 23,5 juta. Uang sebanyak itu diduga merupakan hasil penjualan pupuk, karena Pitono berprofesi sebagai pengecer pupuk. Sukses merampok, pelaku buru buru kabur. Tak berselang lama, Masri berhasil melepaskan ikatan tangannya. Ia berteriak teriak meminta tolong, seketika mengundang perhatian masyarakat sekitar.

Kapolsek Gunem, AKP Urip Prihadi mengatakan pihaknya sudah meminta keterangan para saksi, sekaligus menggelar olah tempat kejadian perkara.

Terkait pelaku, kemungkinan sudah mengetahui seluk beluk lingkungan rumah. Sampai sekarang polisi masih terus mendalami identitas mereka. Ia juga berharap bantuan masyarakat, jika ada seseorang menjual perhiasan murah, dengan gerak gerik mencurigakan, mau melapor ke polisi, untuk bahan penyelidikan lebih lanjut.

AKP Urip Prihadi menimpali kebiasan menyimpan uang dalam jumlah besar di rumah, sangat beresiko.

Akan jauh lebih baik, warga menabungnya ke bank, untuk menghindari tindak kejahatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *