Flash News
No posts found

2 Tewas, Gara Gara Lampu Padam

Jalan yang gelap, mendesak untuk segera dipasangi lampu penerangan. Selain itu musti didukung kedisiplinan masyarakat.

Jalan yang gelap, mendesak untuk segera dipasangi lampu penerangan. Selain itu musti didukung kedisiplinan masyarakat.

Pamotan – Sebuah kecelakaan tragis menewaskan dua orang terjadi di sebelah utara perempatan desa Japerejo Kec. Pamotan, Minggu malam sekira pukul 22.30 WIB.

Kecelakaan melibatkan dua buah sepeda motor, yakni sepeda motor Yamaha RXS dikendarai Sudarmanto (24 tahun), warga desa Japerejo Kec. Pamotan dan sepeda motor Yamaha Vega dikendarai Ahmad Athoillah (20 tahun) memboncengkan ibunya, Siti Alifah (50 tahun), warga desa Tuyuhan Kec. Pancur.

Menurut hasil olah tempat kejadian perkara petugas Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, sepeda motor Yamaha RXS yang dikendarai Sudarmanto melaju dari arah utara ke selatan, dengan kecepatan tinggi. Lampu motor Sudarmanto diduga mati, sehingga kendaraan tidak berada di jalurnya. Saat posisi motor oleng terlalu ke kanan, dari arah selatan berjalan sepeda motor yang dikendarai Ahmad Athoillah. Karena jarak sudah sangat dekat, tabrakan keraspun tak terhindarkan lagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan Sudarmanto dan Ahmad Athoillah meninggal dunia, sedangkan pembonceng, Siti Alifah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kepala Unit Laka Satlantas Polres Rembang, Iptu Muhammad Ismail menjelaskan kondisi lokasi kejadian cukup gelap dan jalannya berupa tikungan semu. Tentu saja hal itu diperparah lampu sepeda motor Yamaha RXS yang tidak menyala, padahal pengendara motor wajib menyalakan lampu depan pada siang maupun malam hari. Penyidik laka menyimpulkan pengendara motor Yamaha RXS bersalah.

Iptu Muhammad Ismail berharap dinas terkait memfasilitasi pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di dekat tikungan semu utara perempatan Japerejo.

Sementara itu suasana kediaman almarhum Ahmad Athoillah di dusun Tuyuhan Kidul, Senin pagi (31Maret 2014), tampak dipenuhi puluhan orang pelayat dari tetangga maupun rekan rekan korban. Mereka tidak menyangka pemuda yang masih berstatus perjaka ini akan pergi untuk selamanya secepat itu.

Seusai disucikan, jenazah Ahmad Athoillah dimakamkan di pemakaman umum desa Tuyuhan Kec. Pancur, dengan diiringi isak tangis sejumlah kerabatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *