Flash News
No posts found

Trauma, Sistem Penyimpanan Uang Diubah

Suasana pelayanan di dalam kantor Adira Finance Lasem, baru baru ini.

Suasana pelayanan di dalam kantor Adira Finance Lasem, baru baru ini.

Lasem – Setelah brankasnya pernah dibobol komplotan pelaku kejahatan, pihak kantor Adira Finance Lasem, berlokasi 100 meter sebelah selatan Masjid Jami’ Lasem merubah sistem penyimpanan uang.

Erli Wigiadayu, seorang pegawai Adira Finance Lasem mengatakan jika semula uang dimasukkan ke dalam brankas, kini setiap hari uang langsung disetor kepada kantor cabang Rembang.

Brankas yang digasak pencuri, juga sudah diganti baru. Namun sekarang peruntukannya sebatas tempat menyimpan berkas berkas saja. Hal itu dianggap sebagai langkah tepat untuk mengantisipasi peristiwa serupa kembali terulang. Apalagi manajemen tidak menyiagakan penjaga malam.

Sementara itu, Abdul Khaqim, petugas Satpam Adira Finance Lasem menyatakan selama kantor buka, dirinya berupaya meningkatkan kewaspadaan. Ia mencontohkan ketika ada mobil berhenti lama di depan kantor, pasti akan langsung disambangi. Tujuannya ingin memastikan keperluan pengemudi mobil. Jangan sampai ternyata merupakan komplotan kejahatan, tengah melakukan survei calon sasaran.

Terkait himbauan Polres Rembang, supaya petugas Satpam terampil ilmu bela diri, pria asal Gendongan Pamotan ini menambahkan setiap bulan sekali, dirinya pergi ke Pati, guna mengikuti program penggemblengan fisik dan kesemaptaan dari perusahaan.

Sebagaimana pernah kami beritakan, Rabu dini hari 05 Februari 2014 lalu, kawanan pelaku pencuri membobol kantor Adira Finance Lasem. Mereka menggasak brankas berisi uang tunai Rp 28,5 juta.

Hampir dua bulan berlalu, Polres Rembang menangkap dua orang tersangka pelaku, masing masing Mukhtar dan Syafiin, warga desa Sendangmulyo Kec. Sluke. Kaki Mukhtar bahkan dihadiahi tembakan polisi. Dalam kasus itu, masih ada tersangka lain yang buron.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *