Flash News
No posts found

Dituding Tidak Netral, Lokasi TPS Pindah

TPS 03 desa Kedungrejo menempati lokasi baru.

TPS 03 desa Kedungrejo menempati lokasi baru.

Rembang – Tempat pemungutan suara (TPS) 3 desa Kedungrejo Kec. Rembang Kota, terpaksa dipindah, hari Selasa (08 April 2014), karena ada laporan warga yang menganggap lokasi TPS lama tidak netral, diduga berkaitan dengan tim sukses salah satu partai politik.

Semula pencoblosan akan berlangsung di dalam rumah kosong, milik seorang warga setempat, seperti saat pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengan lalu. Namun setelah muncul keluhan, pihak kelompok penyelenggara pemungutan suara KPPS harus mengakomodir aduan itu. Akhirnya TPS dipindah ke sebuah pekarangan, hanya berjarak 30 meter sebelah barat dari rumah tersebut.

Ketua KPPS di TPS 3 desa Kedungrejo Rembang, Sisnan mengaku sempat pontang panting mencari terpal tempat peneduh, karena akhir akhir ini cuaca tidak menentu. Kalau mendadak turun hujan, tentu akan sangat beresiko. Beruntung bisa mendapatkan terpal sewaan dari desa Landoh, sehingga tempat pencoblosan segera didirikan, Selasa siang.

Sisnan menjamin seluruh anggota KPPS bersikap netral, berjalan sesuai dengan prosedur. Lebih lanjut ia menghimbau para pemilih jangan lupa membawa kartu undangan dan antusias menyalurkan hak suara, memilih wakil rakyat yang benar benar mampu memperjuangkan nasib rakyat.

Coblosan akan dibuka pukul 07 pagi dan berakhir pukul 01 siang. Kemungkinan pukul setengah dua siang, proses penghitungan suara akan dimulai.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kab. Rembang, Minanus Suud menjelaskan di kabupaten Rembang, jumlah pemilih mencapai 477 ribuan orang. Pemilih perempuan lebih banyak dibandingkan pemilih laki laki. Pihaknya menargetkan angka partisipasi pemilih bisa mencapai 70 – 80 %.

Minanus menimpali KPU Kab. Rembang akan memasang layar lebar berisi pengumuman sementara perolehan suara Pemilu Legislatif. Diperkirakan data sudah mulai masuk ke KPU, pukul 23.00 Rabu malam. Meski bukan data resmi, namun setidaknya menjawab rasa penasaran masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *