Flash News
No posts found

Diberondong Banyak Tuntutan, KPU Ingatkan Ancaman Pidana

Komisioner KPU Kab. Rembang, menemui jajaran PPS dan KPPS di balai desa Sendangagung Kec. Pamotan, Jumat pagi.

Komisioner KPU Kab. Rembang, menemui jajaran PPS dan KPPS di balai desa Sendangagung Kec. Pamotan, Jumat pagi.

Pamotan – Sejumlah panitia Pemungutan suara dan petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang akan menggelar Pemilu ulang, menuntut kenaikan honor. Hal itu mereka sampaikan, saat bertemu dengan dua komisioner KPU Kab. Rembang, Maftukin dan Minanus Suud.

Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) desa Japerejo Kec. Pamotan, Khairul Niam mengatakan ketika muncul wacana Pemilu ulang, pihaknya merasa beban mental, lantaran sebagian warga menganggap tidak becus bekerja. Padahal kejadian surat suara tertukar, bukan kesalahan penyelenggara Pemilu ditingkat desa. Maka Khairul mendesak honor bagi kelompok penyelenggara pemungutan suara ditingkatkan, setidaknya 3 kali lipat.

Hal senada diungkapkan Dartono, seorang anggota panitia pemungutan suara (PPS) desa Sendangagung Kec. Pamotan. Ia meminta ada kenaikan honor, karena tanggung jawab Pemilu ulang sangat berat dan mendapatkan sorotan banyak pihak. Dartono juga berharap jumlah anggota Linmas ditambah, guna mengantisipasi kerawanan gangguan keamanan.

Di desa Sendangagung Kec. Pamotan ini, pemungutan suara ulang, akan berlangsung di TPS 5, setelah sempat ada satu lembar surat suara DPRD kabupaten yang tertukar dengan daerah pemilihan lain dan terlanjur dicoblos pemilih.

Dalam pertemuan di balai desa Sendangagung Kec. Pamotan, Ketua KPU Kab. Rembang, Minanus Suud berharap tidak muncul tuntutan berlebihan, yang terkesan memanfaatkan situasi. Apalagi Undang Undang No. 08 tahun 2012 menyebutkan kalau KPPS menolak menyelenggarakan Pemilu ulang, bisa terancam hukuman pidana. Bukan bermaksud menakut nakuti, namun Minanus Suud mengingatkan ketika seseorang menjadi penyelenggara Pemilu, maka melekat hak dan kewajiban.

Minanus Suud menambahkan khusus TPS yang akan menggelar Pemilu ulang, masing masing memperoleh dana Rp 4 juta, meliputi biaya pembuatan TPS, honor KPPS, konsumsi dan sejumlah kebutuhan lain.

Sedangkan untuk PPS, ia menjanjikan tambahan 1 bulan gaji. Memang tidak ada alokasi anggarannya, tapi kalau komisioner KPU Kab. Rembang harus potong gaji, dirinya siap. Tawaran tersebut disepakati PPS desa Sendangagung.

Sepanjang hari Jumat, jajaran KPU Kab. Rembang melakukan pendekatan kepada PPS dan KPPS di 7 tempat pemungutan suara yang akan melakukan Pemilu ulang, hari Minggu (13 April 2014). Diantaranya TPS 1 desa Sidorejo, TPS 5 dan 6 desa Japerejo dan TPS 5 Sendangagung Kec. Pamotan, kemudian TPS 7 desa Sulang dan TPS 4 desa Kerep Kec. Sulang, serta TPS 1 desa Sumberagung Kec. Pancur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *