Flash News
No posts found

Warga Laporkan Data Soft Gun, Yang Senpi Milik Mantan Pejabat

Kasat Intel Polres Rembang, AKP Antonius Wiyono.

Kasat Intel Polres Rembang, AKP Antonius Wiyono.

Rembang – Polres Rembang mengantisipasi merebaknya peredaran pistol air soft gun, meski sampai sekarang belum ada pengaturan izin kepemilikan dari Mabes Polri. Bentuk pistol mainan tersebut, hampir menyerupai senjata api asli, sehingga rawan disalahgunakan, terutama oleh pelaku kejahatan. Apalagi penjualannya terhitung mudah, kebanyakan melalui media online.

Kepala Satuan Intel Polres Rembang, AKP Antonius Wiyono menghimbau pemilik pistol air soft gun mau datang ke Mapolres.

Pihaknya sebatas mendata nama dan alamat pemilik, kemudian memfoto bentuk pistol dan mengecek bukti pembelian. Begitu selesai, pistol air soft gun bisa dibawa kembali. Tujuan pendataan, untuk mempermudah pengawasan. Jangan sampai ada penyalahgunaan dikemudian hari. Memang pistol semacam itu tidak sampai mematikan, namun kalau peluru gotrinya mampu melukai. Bahkan ketika sampai terkena mata, tentu sangat berbahaya.

AKP Antonius Wiyono menambahkan hingga hari Minggu (13 April 2014), sudah ada 2 orang warga yang melapor dan memberikan data kepemilikan pistol air soft gun. Sedangkan pistol senjata api dari warga sipil, tercatat 2 buah, lebih dulu diserahkan ke Polres Rembang, untuk digudangkan. Salah satunya milik seorang mantan pejabat teras Pemkab Rembang.

Menurut Anton, pistol air soft gun masih diperbolehkan. Tapi akan ditindak sesuai aturan hukum, jika terbukti untuk melakukan kejahatan.

Sedangkan pistol senjata api, jenis revolver dan FN wajib dimasukkan gudang Polres. Menurutnya bisa saja ada warga menyimpan secara sembunyi sembunyi. Maka ia berharap masyarakat mau melaporkan, ketika memergoki warga sipil menenteng senjata api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *