Flash News
No posts found

Rusak, Menunggu Investor Yang Mau Rugi Dulu

Seorang warga mengamati batu karang di Pulau Gede. (Gambar atas) rombongan wisatawan menuju Pulau Gede.

Seorang warga mengamati batu karang di Pulau Gede. (Gambar atas) rombongan wisatawan menuju Pulau Gede.

Rembang – Potensi Pulau Gede di perairan Rembang, yang menjadi salah satu destinasi wisata, sampai sekarang belum tergarap optimal. Meski demikian, sesekali masih ada rombongan pengunjung datang, ingin menikmati keindahan pasir putih, ombak tenang dan jernihnya air laut, sehingga bisa melihat langsung banyaknya ikan yang bersliweran di balik bebatuan karang.

Rini Nurwulandini, salah satu pengunjung dari desa Ngotet Rembang, menjelaskan kalau dilihat dari kondisi pulau, sangat layak dikembangkan. Ia mencontohkan ketika ada investor mau membuka warung apung, pulau kemudian ditata lebih baik, ia yakin bisa menghidupkan paket wisata bahari dan diharapkan jumlah pengunjung akan bertambah ramai. Memang perlu uluran tangan investor yang mau berkorban, tanpa harus mengejar keuntungan dulu.

Seorang nelayan Kelurahan Pacar, Kasmijan menuturkan keberadaan Pulau Gede selama ini penting bagi nelayan, karena merupakan pusat perkembangbiakan ikan. Saat musim musim tertentu, banyak yang mencari ikan teri di sekitar pulau. Sedangkan bagi masyarakat, pulau tersebut selalu menjadi jujugan lomban atau pesiar laut, terutama bersamaan tradisi syawalan, seminggu sesudah Hari Raya Idul Fitri.

Kasmijan mendukung langkah sejumlah pihak menggalakkan penghijauan di Pulau Gede, dengan tanaman bakau dan waru.

Namun ia menyayangkan kurangnya perawatan, sehingga sebagian besar tanaman mati. Salah satu sebabnya sampah yang terbawa ombak, menggunung di kanan kiri pulau. Tak hanya sampah plastik, bahkan ada pula kasur dan gelondongan kayu. Masyarakat dan pemerintah musti serius meluangkan waktu, demi kelangsungan pulau, jangan sampai menyusul hilang, seperti Pulau Marongan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *