Flash News
No posts found

Gagal Pemilu Ulang, Timses Tarik Kembali Uang

Seorang warga desa Sidorejo Kec. Pamotan membeberkan uang dari tim sukses Caleg.

Seorang warga desa Sidorejo Kec. Pamotan membeberkan uang dari tim sukses Caleg.

Pamotan – Peristiwa lucu terjadi di desa Sidorejo kecamatan Pamotan. Gara gara pemungutan suara ulang dibatalkan, tim sukses sejumlah Caleg diduga menarik kembali uang yang sudah terlanjur dibagikan kepada pemilih.

Nominalnya rata rata antara Rp 100 sampai dengan Rp 300 ribu. Seorang warga desa Sidorejo Kec. Pamotan yang keberatan disebutkan namanya menuturkan semenjak ada rencana coblosan ulang di TPS 1 Sidorejo, seketika marak pembagian uang. Tak berselang lama KPU Kab. Rembang mengumumkan coblosan ulang batal, lantaran tidak ditemukan surat suara yang tertukar, masuk ke dalam kotak suara. Malam harinya, tim sukses meminta kembali uang. Kalau yang menerima Rp 100 ribu, kebanyakan sudah habis dibelanjakan dan pemilih menolak mengganti. Tapi ada pula pemilih secara suka rela menyerahkan uang Rp 300 ribu, karena merasa kasihan terhadap Caleg.

Komisioner KPU Kab. Rembang, Maftukin menjelaskan TPS 1 desa Sidorejo terdapat daftar pemilih tetap 305 orang. Waktu itu ditengah proses pemungutan suara, ketahuan 9 surat suara tertukar dengan daerah pemilihan lain.

Namun selama penghitungan, kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) beserta saksi partai politik dan pengawas pemilu lapangan, tidak menemukan surat suara tertukar yang terlanjur dicoblos pemilih. Hal itu menjadi bahan pertimbangan utama, kenapa pihaknya memutuskan pembatalan Pemilu ulang.

Maftukin menambahkan Senin siang (14 April 2014) komisioner KPU Kab. Rembang menjelaskan kronologis masalah tersebut kepada Panwaslu, yang meminta klarifikasi. Ia optimis langkahnya sudah benar dan tidak akan mempengaruhi rekap suara ditingkat kabupaten.

Terkait ada protes Caleg yang mempertanyakan pembatalan pemungutan suara ulang di TPS 1 desa Sidorejo, Maftukin menganggap hak mereka. Yang terpenting penyelenggara Pemilu berjalan sesuai koridor aturan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *