Flash News
No posts found

PPP Menang, Berapa Biaya Politiknya ?

Ketua DPC PPP Kab. Rembang, Majid Kamil mendengarkan laporan hasil Pemilu, dari jajaran pengurusnya.

Ketua DPC PPP Kab. Rembang, Majid Kamil mendengarkan laporan hasil Pemilu, dari jajaran pengurusnya.

Rembang – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah hampir pasti menjadi pemenang Pemilu legislatif, dalam perebutan kursi DPRD Rembang. Partai berlambang ka’bah tersebut meraih 10 kursi.

Menurut perhitungan pengurus DPC PPP Kab. Rembang, ke 10 kursi akan diduduki oleh M Zaenuri warga desa Ngadem di daerah pemilihan Rembang Kota, Sri Weti Ariyani daerah pemilihan Lasem – Pancur, Zaimul Umam warga desa Narukan Kec. Kragan di daerah pemilihan Kragan – Sluke. Kemudian daerah pemilihan Sarang – Sedan 3 orang sekaligus, masing masing Majid Kamil, Supadi warga desa Banowan Kec. Sarang dan Anshori warga desa Sidorejo Kec. Sedan. Daerah pemilihan Pamotan – Sale, kursi direbut Nurhasyim warga desa Mlagen Kec. Pamotan dan Sugiarto mantan Kades Pamotan. Sementara itu Mursyid berjaya di daerah pemilihan Sulang – Gunem – Bulu, diikuti Henri Purwoko yang sukses di daerah pemilihan Sumber – Kaliori.

Henri Purwoko, salah satu Caleg PPP mengungkapkan sejak awal diramalkan persaingan mencari suara akan berlangsung sangat ketat. Hal itu membuatnya semakin giat turun ke bawah, apalagi ia pendatang dari Kec. Bulu sengaja ditempatkan ke Dapil Sumber – Kaliori. Selain masuk ke rumah rumah pemilih, Henri mengaku memperluas jaringan melalui sejumlah rekannya.

Lalu bagaimana dengan maraknya politik uang ? Ketua Dewan Pengurus Cabang PPP Kab. Rembang, Majid Kamil menanggapi semua Caleg tahu, bagi bagi uang untuk mendapatkan suara pemilih adalah larangan. Entah siapa yang memulai, tapi aksi politik uang sungguh luar biasa banyak dan sulit dihindari. Salah satu putra KH Maemoen Zubair ini enggan membeberkan berapa besarnya biaya politik untuk memenangkan PPP di kabupaten Rembang, karena kurang etis.

Terkait perolehan 10 kursi, Majid Kamil mengaku bersyukur. Ia berpendapat mesin partai sigap menggerakkan segala potensi yang dimiliki.

Berulang kali jajaran Majelis Syariah mengingatkan jangan berhitung dengan angka, tapi berusahalah lebih baik dibandingkan Pemilu 2009 lalu. Kala itu PPP hanya sanggup memetik 6 kursi. Ternyata dorongan dari majelis syariah, bisa melampaui target.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *