Flash News
No posts found

“Nyawa Jadi Taruhan, Kok Tidak Peduli…”

Warga antre melintasi jalan Nganguk – Pentil, Kamis pagi.

Warga antre melintasi jalan Nganguk – Pentil, Kamis pagi.

Kaliori – Pemerintah kabupaten Rembang dituding sangat lamban mengatasi jalan longsor, antara dusun Nganguk dengan dusun Pentil desa Gunungsari Kec. Kaliori. Berulang kali melapor, namun Dinas Pekerjaan Umum belum juga turun tangan. Kondisi jalan pada hari Kamis (17 April 2014) rusak parah. Separuh jalan amblas, sepanjang 5 meter, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Joko Susilo, anggota DPRD Rembang dari desa Tlogotunggal Kec. Sumber mengaku hampir setiap hari melintasi jalur tersebut. Berulang kali warga mengeluh kepadanya, karena sering ada truk terguling. Apalagi saat malam hari, situasi gelap gulita. Bagi warga yang baru kali pertama melintas, kebetulan melaju dari arah selatan, nyawa menjadi taruhannya.

Joko memperkirakan jalan akan benar benar putus, jika tidak segera ditanggulangi. Ia berharap pemerintah tanggap. Lebih lebih jalan Nganguk – Pentil merupakan akses penting, mempercepat jarak tempuh menuju kota Rembang. Apabila sampai putus, warga musti berjalan memutar dari Mondoteko – Seren – Tlogotunggal – Gunungsari yang jaraknya lebih jauh 5 kilo meter. Mustinya Pemkab mempunyai dana pemeliharaan, yang bisa digunakan sewaktu waktu.

Sementara itu Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kab. Rembang, Rahardjo mengatakan perbaikan jalan longsor Nganguk – Pentil, akan dianggarkan melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) perubahan tahun 2014. Soal penanganan darurat, DPU belum mempunyai gambaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *