Flash News
No posts found

Data Pribadi, Komplain Tak Akan Dilayani

Suasana rekap suara manual Pemilu Legislatif di tingkat PPK Rembang Kota, baru baru ini.

Suasana rekap suara manual Pemilu Legislatif di tingkat PPK Rembang Kota, baru baru ini.

Rembang – 14 panitia pemilihan kecamatan (PPK) di kabupaten Rembang, telah selesai melakukan rekap suara secara manual Pemilu Legislatif.

Komisioner KPU Kab. Rembang, Maftukin menjelaskan secara umum rekap suara ditingkat PPK berjalan lancar dan sesuai jadwal. Memang terkadang ada saksi partai politik yang mendesak agar PPK membuka penghitungan suara model C plano dari tempat pemungutan suara, untuk mencocokkan ketidaksesuaian data perolehan suara. Seperti terjadi di kecamatan Sedan, beberapa waktu lalu.

PPK sejak awal disarankan mencocokkan data rekap dari panitia pemungutan suara (PPS) tingkat desa. Kalau muncul data berbeda, baru melihat formulir model C dari TPS. Yang paling valid adalah penghitungan C plano. Maka tidak masalah, kalau harus dibuka kembali, agar bisa terang benderang. Jika masih mengganjal, pasti keluhan akan dibawa ke tingkat kabupaten.

Maftukin menambahkan saat rekap suara manual tingkat kabupaten, formulir model C plano, D dan DA akan dibawa semua, untuk mengantisipasi kemungkinan protes pengurus partai politik.

Namun ia mengingatkan, setiap komplain harus didasari dengan data resmi yang diberikan oleh penyelenggara Pemilu, seperti KPPS, PPS maupun PPK. Kalau hanya sekedar catatan pribadi, menurutnya tidak akan ditanggapi, karena khawatir memperlama waktu perekapan. Yang jelas KPU siap menindaklanjuti protes sesuai koridor aturan main, untuk menciptakan kepastian dan kepercayaan partai politik peserta Pemilu.

Menurut rencana, rekap suara manual tingkat kabupaten, dimulai hari Sabtu, tanggal 19 April, maksimal selesai sampai dengan 21 April 2014.

Kegiatan dipusatkan di kompleks Gedung Sanggar Budaya, kawasan Museum RA Kartini Rembang.

Berdasarkan perhitungan kursi lintas partai politik, Pemilu Legislatif DPRD Rembang dimenangkan oleh PPP dengan 10 kursi, disusul Partai Demokrat 8 kursi, PKB 6 kursi, PDI Perjuangan dan Gerindra sama sama meraih 5 kursi, Golkar dan Nasdem masing masing 3 kursi, Hanura 2 kursi, PAN 2 kursi, serta PKS 1 kursi.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *