Flash News
No posts found

Kandang Perdana, Kostum Tak Akan Polosan

Pemain PSIR Rembang, dalam sesi latihan di Stadion Krida, baru baru ini.

Pemain PSIR Rembang, dalam sesi latihan di Stadion Krida, baru baru ini.

Rembang – Meski kalah tipis 1 – 0, saat melakoni pertandingan pertama melawan PSIS Semarang, Jumat sore di Stadion Jatidiri Semarang, namun manajemen PSIR Rembang mengaku tetap puas.

Manajer PSIR Rembang, Siswanto menganggap permainan Yoni Ustaf Bukhori cs mampu mengimbangi tim tuan rumah yang didukung ribuan suporter fanatiknya. Ia optimis dalam laga kedua melawan Persiku Kudus di Stadion Wergu Wetan Kudus, PSIR bisa tampil lebih baik dan memperoleh kemenangan.

Siswanto mengakui ketika melawan PSIS Semarang, kostum Laskar Dampo Awang berwarna orange – orange, masih belum ditempeli satupun logo sponsor. Hal itu karena keterbatasan waktu dan kendala tekhnis saja. Begitu pertandingan kandang pertama menghadapi Persis Solo, tanggal 25 April mendatang, kostum pemain sudah tidak polosan lagi, karena ada sejumlah sponsor yang siap membantu pendanaan tim. Selama dua musim kompetisi lalu, PT Semen Indonesia menjadi sponsor utama. Khusus kali ini, ia belum tahu pasti, apakah masih tetap atau berubah.

Sementara itu, Pelatih PSIR Rembang, Bambang “Max” Handoyo menjelaskan seorang bek andalannya, Keri Yudiono tidak bisa bermain, dalam pertandingan tandang ke II di Kudus, gara gara dikartu merah, saat melawan PSIS Semarang. Tapi barisan pertahanan masih ada Kande Lansana, M. Hepi, Didik Wahyu dan Rapi’i. Menurutnya fokus garapan sekarang, perlu memantapkan koordinasi antar lini dan segera merecovery fisik pemain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *