Flash News
No posts found

Meninggal Di Medan Tugas, Terkenal Biasa Ngutangi

Keluarga almarhum Jupri tak kuasa menahan tangis. (gambar atas) Jenazah korban dievakuasi warga menuju mobil ambulans.

Keluarga almarhum Jupri tak kuasa menahan tangis. (gambar atas) Jenazah korban dievakuasi warga menuju mobil ambulans.

Sumber – Seorang mantri hewan meninggal dunia, saat akan menyuntik kawin ternak sapi di desa Jadi Kec. Sumber, Minggu sore (20 April 2014).

Korban yakni Jupri (52 tahun), warga desa Ngotet Kec. Rembang Kota. Semula ia datang ke rumah pasangan suami isteri Sudarno – Sukati, berniat menyuntik sapi. Baru sampai di depan rumah yang dituju, Jupri belum sempat turun dari sepeda motor, mendadak lemas.

Melihat kejadian itu, Sukati mengaku berteriak teriak minta tolong. Jupri kemudian diangkat oleh sejumlah warga, masuk ke dalam rumah. Tapi nyawa korban sudah tidak tertolong.

Tak berselang lama, warga memadati lokasi kejadian. Bahkan akses jalan masuk menuju desa Jadi, penuh sesak. Polisi datang bersama petugas medis, memeriksa jasad korban. Selanjutnya jenazah dievakuasi menuju rumah sakit dr R Soetrasno Rembang. Karena keluarga korban menolak visum, jenazah langsung dipulangkan menuju rumah duka di desa Ngotet.

Tangis kerabat dan keluarga korban seketika pecah, melihat Jupri yang pergi tampak sehat, pulang sudah dalam keadaan terbujur kaku. Kesedihan kian bertambah, karena Almarhum sebentar lagi akan menikahkan putra pertamanya

Dikalangan masyarakat Kec. Sumber, Jupri selama ini cukup terkenal. Maklum, 20 tahun lebih ia bertugas di kecamatan tersebut. Sudarno, warga desa Jadi menganggap almarhum adalah sosok yang ramah, baik dan suka menolong. Sering kali kalau ada warga belum mampu membayar biaya suntik sapi, dihutang dulupun, tidak masalah.

Ngatemin, perangkat desa Grawan Kec. Sumber mengaku kaget, begitu mendengar berita duka itu.

Ia merasa kehilangan. Banyak kenangan dengan almarhum, seraya mendoakan arwahnya mendapatkan tempat yang layak.

Petugas Polsek Sumber enggan menyimpulkan penyebab kematian korban. Namun menurut keterangan pihak keluarga, Jupri mempunyai riwayat penyakit jantung. Jenazah sang mantri hewan, menurut rencana akan dimakamkan di makam desa Ngotet, hari Senin (21 April 2014).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *