Flash News
No posts found

1,5 Tahun Motor Hilang, Kembali Lagi

Foto copyan KTP tersangka pelaku. (gambar atas) Suprapti menunjukkan surat bukti laporan kehilangan motor dari aparat kepolisian.

Foto copyan KTP tersangka pelaku. (gambar atas) Suprapti menunjukkan surat bukti laporan kehilangan motor dari aparat kepolisian.

Rembang – Selama 1,5 tahun sepeda motor hilang dibawa kabur pelaku kejahatan, kembali lagi ke tangan pemiliknya. Mungkin anda heran mendengar peristiwa itu, tapi begitulah yang dialami Suprapti (46 tahun), warga dusun Bagel desa Mondoteko Rembang.

Cerita berawal pada bulan Oktober 2012 lalu, sepeda motor Yamaha Yupiter K 2503 AM miliknya terparkir di depan kios usaha menjahit, sekitar Perempatan Embongan Mondoteko. Tiba tiba ada tetangga belakang kios yang baru dikenalnya bernama Andri S, berniat meminjam sepeda motor. Ia sempat melarang, tapi pelaku ngotot membawa kabur motor tersebut. Di dalam jok kendaraan, terdapat SIM C, STNK dan uang tunai Rp 1 juta. Upaya pengejaran sampai Lasem, gagal membuahkan hasil, karena terlanjur kehilangan jejak. Dirinya juga datang ke Banjarejo Blora, alamat Andri S, dari foto copyan KTP yang diserahkan pengurus RT. Belakangan nama Andri diketahui palsu. Nama aslinya Pardi Supangi. Sayangnya Andri alias Pardi, tidak berada di rumah.

Lama berlalu, Suprapti mengaku pasrah, tak berharap motornya kembali lagi. Kebetulan belum lama ini, seorang warga sebuah desa dari kecamatan Sarang mendatangi rumahnya, ingin meminjam KTP, untuk keperluan membayar pajak. Setelah diteliti, ternyata motornya Yamaha Yupiter yang dulu hilang. Meski beberapa bagian kendaraan diganti, namun ia tetap yakin. Apalagi nomor rangka maupun nomor mesin, sama persis sebagaimana tertera pada BPKB.

Warga kecamatan Sarang tersebut mengaku membeli motor dari seseorang, seharga Rp 10 juta. Ia sendiri kaget, bahkan langsung terkulai lemas, tak mengira motor yang akan dibayar pajaknya, merupakan motor curian.

Suprapti menambahkan untuk sementara motor diamankan oleh sang suami. Ia berusaha menyelesaikan masalah sepeda motor dengan pembeli terakhir, bagaimana solusi terbaiknya. Kalau sudah beres, baru mencabut laporan kehilangan di Polsek Rembang Kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *