Flash News
No posts found

Suwanto Pilih Diam, Gus Tutut Tanggapi Isyu

Suwanto, wakil ketua DPRD Rembang dari PKB.

Suwanto, wakil ketua DPRD Rembang dari PKB.

Rembang – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Kab. Rembang, hari Selasa (22 April 2014) mengisyaratkan akan memecat Suwanto, wakil ketua DPRD Rembang dari PKB. Semula Suwanto hanya meraup sekira 200 suara dalam Pemilu Legislatif 09 April lalu. Suwanto yang merupakan warga desa Gegunung Wetan Kec. Rembang Kota itu dianggap tidak serius memperjuangkan PKB, padahal ketika Pemilu 2009, mampu mendulang 3.900 an suara.

Ketua DPC PKB Kab. Rembang, Yaqut Kholil Qoumas menjelaskan dari hasil klarifikasi dan penelusuran internal partai, arahnya mengerucut ke pemecatan. Tapi sampai Selasa siang, masih dalam tahap pembahasan. Kalau dipecat, tak perlu menunggu lama. Prosesnya mudah, karena merupakan kewenangan dari dewan pengurus cabang. Tapi Suwanto dipastikan tetap duduk di kursi dewan, lantaran tidak bisa tergeser melalui pergantian antar waktu (PAW).

Pengajuan PAW minimal harus 6 bulan sebelumnya. Sementara masa jabatan DPRD sekarang, tersisa kurang lebih 4 bulan. Ketika ditanya rumor, apakah benar Suwanto angin anginan nyaleg, setelah ada rencana pengurus tetap menjadikan Bisri Cholil Laquf sebagai anggota DPRD, apapun hasil dari perolehan suara PKB di daerah pemilihan Rembang Kota ?

Gus Tutut yang juga mantan wakil bupati Rembang ini menanggapi, partai gila kalau melakukan cara seperti itu. Tentu ada mekanisme aturannya. Lagipula Suwanto tidak pernah mengklarifikasi isyu tersebut.

Masalah pemecatan kian menghangat, setelah Ketua Dewan Koordinasi Cabang Garda Bangsa Rembang, Mohammad Imron merasa terusik terhadap sikap Suwanto yang tidak mencerminkan kader militan. Pihaknya menemukan fakta bahwa tim sukses Suwanto, justru diarahkan untuk memenangkan calon legislatif partai politik lain.

Sementara itu Suwanto ketika dihubungi Reporter R2B memilih diam. Ia enggan menanggapi pernyataan pengurus DPC PKB beserta organisasi sayap PKB, Garda Bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *