Flash News
No posts found

Syarat Koalisi, Bebaskan Bicara

Sugeng Ibrahim, Ketua DPD Nasdem Kab. Rembang.

Sugeng Ibrahim, Ketua DPD Nasdem Kab. Rembang.

Rembang – Sebagai partai politik baru, Nasional Demokrat (Nasdem) Kab. Rembang mampu mendudukkan 3 orang wakilnya di kursi DPRD Rembang, berdasarkan hasil Pemilu Legislatif 09 April lalu. Masing masing Frida Iriani dari daerah pemilihan Lasem – Pancur, Ali Irkham daerah pemilihan Sedan – Sarang dan Bah’ud Duror daerah pemilihan Sulang – Gunem – Bulu.

Sedangkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasdem Kab. Rembang, Sugeng Ibrahim gagal mengulangi masa saat dirinya menjadi anggota dewan dari Partai Kebangkitan Bangsa, periode 2004 – 2009.

Sugeng Ibrahim mengaku tidak masalah. Namun menurutnya yang pantas dicatat, 3 kursi termasuk spektakuler bagi pendatang baru. Semula ia yakin Rembang Kota mampu memperoleh kursi, tapi ternyata meleset. Memang kelemahan partai baru selalu menghadapi kendala keterbatasan jaringan dan infrastruktur. Tapi lama kelamaan akan teratasi, jika mesin partai terus bergerak.

Sugeng Ibrahim menambahkan meski pelantikan anggota DPRD 2014 – 2019 masih lama, pihaknya mulai melakukan penjajakan dengan partai politik lain, untuk membentuk fraksi. Kursinya yang hanya 3, membuat Nasdem mau tidak mau musti berkoalisi. Menurutnya semua terbuka kemungkinan, termasuk berlabuh ke Partai Demokrat. Pihaknya tak memathok syarat muluk muluk. Paling penting, ketiga wakil Nasdem bisa bebas bicara, menyuarakan pendapat. Jangan sampai kerja sama dalam fraksi mengekang kebebasan tersebut.

Politisi asal Pamotan ini menyadari hasil Pemilu Legislatif bisa menjadi salah satu acuan pemilihan bupati dan wakil bupati Rembang tahun 2015. Ia memprediksi peta dukungan cepat berubah. Hanya saja sejak awal Nasdem menjagokan Atna Tukiman, pimpinan sebuah koperasi di Rembang, untuk maju nyalon bupati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *