Flash News
No posts found

“Nyagerke Dadi PNS, Bisa Stres…”

Para pencari kerja berkumpul di gedung Balai Kartini. (gambar atas) Pelaksana tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz (berpeci) berfoto bersama dengan pencari kerja.

Para pencari kerja berkumpul di gedung Balai Kartini. (gambar atas) Pelaksana tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz (berpeci) berfoto bersama dengan pencari kerja.

Rembang – Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz meminta kepada kalangan generasi muda, untuk tidak menggantungkan obsesi menjadi pegawai negeri sipil. Anggapan belum sukses kalau belum berprofesi PNS, harus dikikis mulai sekarang.

Abdul Hafidz menyampaikan hal itu di hadapan ratusan pelajar, saat mengisi sebuah acara bursa kerja di gedung Balai Kartini Rembang, hari Kamis (24 April 2014).

Menurut Hafidz, ada 4 ribuan orang pegawai honorer di kabupaten Rembang. Andai saja tiap tahun diangkat 200 – 300 orang, maka untuk menyelesaikan, butuh waktu selama 15 tahun. Kalau pencari kerja menunggu ada seleksi calon pegawai negeri sipil, tentu tidak bisa menumbuhkan produktivitas dan bisa saja rawan stres.

Abdul Hafidz menganggap PNS tidak enak. Mereka harus berangkat pagi dan pulang sore, terikat jam dinas.

Selain itu musti mematuhi arahan pimpinan, sehingga menurutnya tidak merdeka. Justru kedepan pihaknya berharap semangat kewirausahaan dikembangkan, agar muncul pengusaha pengusaha muda yang mampu membuka lapangan pekerjaan baru.

Hafidz yang asli desa Pamotan Kec. Pamotan tersebut menyadari persaingan kerja semakin ketat.

Lulusan bergelar sarjana membludak, belum diimbangi lowongan pekerjaan. Ia menjadi prihatin, ketika sering mendengar keluhan, sulit hidup di Rembang, karena peluang kerja sedikit. Pemerintah kabupaten Rembang berjanji mengoptimalkan potensi pertambangan, kelautan dan sektor sektor lain, supaya banyak pengangguran terserap.

1 Komentar

  1. daliyo

    haiyo daari perguruan ternama banyak yang daftar, tapi yang lulus CPNS 2009 kok malah mereka yang sudah pada punya buntut 2-3 anak, dan rata-rata tubuhnya sudfah bulat seperti bola dan perguruan tinggi ecek-ecek!!! ko bisa ya??? isu yang beredar yang stres dan ediot juga ada beberapa.. kok bisa ya pak kafid.. tidak percaya?? coba kumpulkan semua CPNS 2009 termasuk Parmin si kacungnya salim yang tiap hari bertugas mantau uang masuk PP 100… disaksikan polisi dan jaksa. berani gak si Kafid pimpin acara ini!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *