Flash News
No posts found

Sulistyo Menang, Peran Guru Jadi Pemicu

Suasana penghitungan suara DPD di sebuah TPS kecamatan Sulang, saat Pemilu Legislatif lalu.

Suasana penghitungan suara DPD di sebuah TPS kecamatan Sulang, saat Pemilu Legislatif lalu.

Rembang – Sulistyo menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang memenangkan Pemilu Legislatif di kabupaten Rembang.

Berdasarkan hasil rekapitulasi manual, Sulistyo meraup 28.608 suara. Kemudian disusul Denti Widi Pratiwi 28.500 suara, Ahmad Muqowam 21.277 suara dan urutan ke empat Bambang Sadono mendulang 21.090 suara. Perolehan suara paling sedikit, hanya 834 suara, diduduki R Sukarno Winarto.

Komisioner KPU Kab. Rembang, M. Salam menuturkan data tersebut sudah dikirim ke KPU Jawa Tengah, untuk bahan rekap manual ditingkat provinsi. Tentu nantinya akan dikumpulkan dengan suara dari daerah lain. Kebetulan tanggal 25 April, dijadwalkan berlangsung pengumuman hasil rekap suara tingkat provinsi.

Menangnya Sulistyo, yang juga merupakan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Tengah, diduga tidak lepas dari peran jaringan guru kabupaten Rembang. Jumlah guru mencapai ribuan orang, belum lagi tim sukses Sulistyo terus bergerak menggalang massa. Seorang guru di kecamatan Pancur yang enggan disebutkan namanya mengaku memilih Sulistyo, dengan harapan kelak mampu memperjuangkan nasib para guru, jika berhasil masuk Senayan.

Sejak awal Panitia Pengawas Pemilu mencium aroma keterlibatan oknum pegawai negeri sipil, untuk memenangkan Sulistyo. Hal itu sempat terungkap ketika pertemuan guru di kecamatan Sumber, beberapa waktu lalu.

Ketua Panwaslu Kab. Rembang, Mukhlis Ridho menjelaskan seorang oknum PNS berinsial HS direkomendasikan kepada pembina kepegawaian Pemkab Rembang, telah melanggar aturan larangan pegawai negeri berkampanye dalam Pemilu Legislatif. Namun sayangnya Panwaslu belum menerima tanggapan, sanksi apa yang dijatuhkan kepada HS.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *