Flash News
No posts found

Belum Berangkat, Sudah Meninggal Dunia 17

Pemberangkatan jemaah calon haji 1434 H lalu di gedung haji Rembang.

Pemberangkatan jemaah calon haji 1434 H lalu di gedung haji Rembang.

Rembang – Kantor Kementerian Agama Kab. Rembang meminta jemaah calon haji yang akan berangkat tahun ini, segera menyiapkan berkas persyaratan, untuk mengurus paspor haji.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji Dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kab. Rembang, Muhammad Athoillah Muslim mengatakan berkas tersebut diantaranya akte kelahiran, KTP dan kartu keluarga yang masih berlaku, ijazah, akta nikah atau duplikat akta nikah. Bagi yang pernah memiliki paspor biasa, surat perjalanan laksana paspor atau surat perjalanan lintas batas, diminta melampirkan dokumen itu saat mengajukan berkas, untuk menghindari penggandaan paspor.

Satu hal yang penting, tulisan nama, tempat tanggal lahir antara KTP, akte kelahiran, ijazah dan akta nikah musti sama. Kalau ada perbedaan sedikit saja, paspor terancam tak bisa diterbitkan oleh Imigrasi. Maka mulai sekarang, jemaah calon haji harus mengecek dulu. Begitu menemukan kekeliruan, cepat dibetulkan ke instansi terkait. Berkas persyaratan nantinya diserahkan kepada masing masing kantor urusan agama (KUA), paling lambat tanggal 28 April. Setelah itu diterima oleh Kantor Kementerian Agama Kab. Rembang, tanggal 30 April 2014. Jadwal wawancara dan pengambilan foto di kantor Imigrasi Pati, kemungkinan mulai berlangsung pada bulan Mei mendatang.

Athoillah Muslim menambahkan jumlah jemaah calon haji yang akan berangkat tahun ini sekira 661 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 560 orang belum mengantongi paspor, sementara 101 orang lainnya sudah lunas membayar biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH), namun ada yang belum mempunyai paspor.

Ia mengakui daftar tunggu calon jemaah haji semakin panjang. Kalau mendaftarkan diri hari ini, maka baru berangkat tahun 2028 atau 14 tahun kemudian. Tak hanya di Indonesia, di Malaysia, bahkan antrean sudah mencapai 35 tahun. Kantor Kementerian Agama tidak kuasa melarang warga yang pernah pergi haji, jangan berhaji lagi. Tentu semua hak umat, Kemenag sebatas menghimbau saja, untuk memberikan kesempatan warga yang belum menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

Memang kasihan bagi calon jemaah haji yang lanjut usia, kalau harus menunggu terlalu lama. Tahun ini saja misalnya, semula data jemaah yang akan berangkat 688 orang. Tapi 17 orang diantaranya meninggal dunia dan 10 orang menyatakan mundur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *