Flash News
No posts found

Meski Gratis, Sulit Hilangkan Percaloan

Seorang pegawai Disdukcapil Kab. Rembang melayani pembuatan KTP elektronik.

Seorang pegawai Disdukcapil Kab. Rembang melayani pembuatan KTP elektronik.

Rembang – Masih banyak warga kabupaten Rembang yang lebih senang memanfaatkan jasa calo, untuk mengurus masalah administrasi kependudukan, seperti akta kelahiran maupun kartu keluarga.

Kaswadi, seorang warga desa Sale Kec. Sale menganggap praktek seperti itu bukanlah percaloan, karena kedua belah pihak saling menguntungkan. Warga biasanya meminta tolong perangkat desa atau yang biasa mengurus di kantor Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil, dengan memberikan uang ganti transport.

Warga terpaksa titip, kebanyakan mereka belum berpengalaman atau bahkan tidak tahu lokasi kantor pelayanan. Ia usul diagendakan sebulan sekali ada pelayanan keliling dari Rembang, langsung ke kantor kantor kecamatan, untuk memudahkan pelayanan bagi warga yang tinggal di daerah pelosok.

Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kab. Rembang, Daenuri menegaskan seluruh biaya pengurusan administrasi kependudukan, gratis.

Ia mencontohkan akta kelahiran, dulu sempat ada denda, manakala baru mengurus diatas usia 1 tahun, tetapi sekarang tidak dipungut biaya. Pihaknya menghimbau masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut. Kalau belakangan muncul informasi warga masih harus membayar, hal itu tidak benar.

Daenuri menanggapi seputar pelayanan keliling, pihaknya belum mempunyai mobil khusus. Tentu tak bisa bongkar muat peralatan, karena terlalu beresiko. Apalagi jumlah sumber daya manusia, juga masih terbatas.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *