Flash News
No posts found

Tabrak Aturan, Pelajar Bersihkan “Paku Politik”

Siswa SMP An Nawawiyah Tasikagung mencabuti paku di pohon, pinggir Jl Dr Wahidin Rembang, Sabtu pagi.

Siswa SMP An Nawawiyah Tasikagung mencabuti paku di pohon, pinggir Jl Dr Wahidin Rembang, Sabtu pagi.

Rembang – Puluhan pelajar di Rembang, menggelar aksi cabut paku, hari Sabtu (26 April 2014). Cara tersebut untuk mengajarkan anak anak, agar mencintai lingkungan.

30 an pelajar SMP An Nawawiyah Tasikagung Rembang, sejak pagi menyisir sejumlah ruas jalan, untuk mencabuti paku yang menancap di pohon. Paku paku tersebut merupakan bekas pemasangan reklame produk dan juga atribut kampanye peserta Pemilu Legislatif lalu.

Rombongan siswa berjalan kaki, dimulai dari pinggir jalur Pantura, kemudian dilanjutkan ke sepanjang jalan Dr Wahidin Rembang. Ibrahim Hafizan, salah satu siswa kelas 8 B mengaku antusias, meski harus berpanas panasan di bawah terik sinar matahari. Yang membuat Ibrahim heran, kenapa calon pemimpin pembuat aturan di gedung wakil rakyat seenaknya merusak pohon, demi ambisi politik.

Pihak sekolah sengaja mengemas kegiatan tersebut pada akhir pekan, untuk memberikan pemahaman kepada siswa bahwa memaku pohon adalah tindakan yang salah.

Ismatul Ulya, seorang guru SMP An Nawawiyah Tasikagung berharap pohon musti dirawat dan jangan disakiti dengan paku, karena akan menghambat pertumbuhannya. Apalagi pohon menjadi paru paru kota, untuk mengurangi polusi udara.

Lantaran keterbatasan peralatan, hanya paku ukuran kecil dan sedang saja yang bisa dicabut dari batang pohon. Dalam waktu kurang dua jam, terkumpul paku seberat hampir 2 kilo gram. Sedangkan paku paku besar masih menancap, menurut rencana pada lain hari akan dibersihkan.

Di kabupaten Rembang, sebenarnya sudah sejak lama ada Peraturan Bupati, berisi larangan memaku pohon, dengan alasan apapun. Namun sayang, masih banyak warga mengabaikan ketentuan tersebut. Junaedi, seorang pengguna jalan mendukung aksi siswa. Akan lebih baik, jika ditiru oleh sekolah lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *