Flash News
No posts found

Disodori 2 Nama, Jaksa Ingin Hati Hati

Bambang Wahyu Widodo bertemu dengan Kasi Intel Kejari Rembang, Yusuf, Senin pagi.

Bambang Wahyu Widodo bertemu dengan Kasi Intel Kejari Rembang, Yusuf, Senin pagi.

Rembang – Koordinator Lembaga Studi Pemberdayaan Masyarakat (Lespem) Rembang, Bambang Wahyu Widodo yang giat menyoroti masalah korupsi, hari Senin (28 April 2014) mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Rembang.

Bambang memprotes sikap Kejaksaan Negeri, karena dianggap tidak serius menuntaskan kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jalan, antara desa Wonokerto Kec. Sale sampai dengan desa Tegaldowo Kec. Gunem tahun 2011, yang merugikan negara Rp 1,52 miliar.

Saat bertemu dengan Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Rembang, Yusuf, Bambang langsung menyodorkan dua nama, layak menjadi tersangka baru, menyusul dua tersangka sebelumnya, Abdul Muttaqin pejabat pembuat komitmen PPK proyek dan pimpinan Dinas Energi Sumber Daya Mineral ESDM Kab. Rembang, Agus Supriyanto, yang lebih dulu ditahan.

Kedua nama tersebut, menurut Bambang aktif mengambil serta memindahkan uang proyek. Kenapa sampai sekarang belum tersentuh. Ia mencurigai ada yang tidak beres. Apalagi kala itu Kepala Seksi Pidana Khusus, Ali Mukhtar mendadak mengajukan pindah tugas ke daerah lain.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Rembang, Yusuf mengaku masih fokus menangani persidangan, mantan pejabat Dinas ESDM.

Soal penetapan tersangka baru, saksi dan bukti bukti harus kuat. Jangan sampai ketika diproses hukum, justru bebas, karena pembuktiannya lemah. Namun Yusuf menyarankan agar lain hari bertemu langsung dengan Kepala Kejaksaan Negeri, I Wayan Eka Putra.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *