Flash News
No posts found

LKPJ Bupati Diwarnai Kursi Mlompong

Deretan kursi anggota DPRD Rembang, kosong dalam rapat pembacaan LKPJ Bupati, Senin siang.

Deretan kursi anggota DPRD Rembang, kosong dalam rapat pembacaan LKPJ Bupati, Senin siang.

Rembang – Sekira 13 orang anggota DPRD Rembang tidak hadir, dalam rapat dengan agenda pembacaan laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) Bupati Rembang tahun 2013. Rata rata mereka adalah anggota dewan yang gagal terpilih kembali, saat Pemilu Legislatif 09 April lalu. Deretan kursi bagian depan anggota dewan, tampak kosong mlompong. Karena menunggu lama kedatangan para wakil rakyat, kegiatanpun molor hampir dua jam.

Seorang anggota DPRD Rembang, Puji Santoso menuturkan budaya tepat waktu belum menjadi komitmen bersama. Ia menganggap bukan karena anggota dewan jadi kembali atau tidak.

Untungnya mekanisme LKPJ, minimal dihadiri separuh anggota DPRD, sehingga bisa memenuhi kuorum. Berbeda dengan sidang paripurna pengesahan APBD, yang mensyaratkan 2/3 kehadiran anggota DPRD.

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban dibacakan oleh Abdul Hafidz, selaku pelaksana tugas Bupati, menggantikan peran Moch. Salim yang tersandung masalah korupsi dan menjalani penahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kedungpane Semarang.

Abdul Hafidz membeberkan program pembangunan selama tahun 2013, menunjukkan kinerja lebih baik, dibandingkan periode tahun sebelumnya. Hal itu tergambar dari sejumlah aspek. Misalnya tingkat inflasi hanya 6,8 %, kemudian angka partisipasi kasar (APK) jenjang sekolah SD hingga SMA, terus meningkat. Tapi masih ada PR jalan rusak. Di kabupaten Rembang dari total panjang jalan 642 kilo meter, terdapat 286 kilo meter jalan rusak yang kedepan musti segera diperbaiki.

Setelah pembacaan laporan keterangan pertanggung jawaban bupati, pada rapat berikutnya akan dilanjutkan dengan pandangan umum fraksi dan jawaban bupati atas pandangan umum fraksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *