Flash News
No posts found

Pelaku Diduga Punya Tempat Persinggahan, Dua Titik Paling Rawan

Kapolres Rembang, AKBP Muhammad Kurniawan.

Kapolres Rembang, AKBP Muhammad Kurniawan.

Rembang – Sejumlah korban penjambretan mempertanyakan kinerja aparat Polres Rembang, kenapa sampai sekarang belum mampu membongkar kasus kejahatan jalanan yang semakin merajalela. Selama ini cukup banyak kejadian jambret di tengah jalan, bahkan pelaku berani melakukan aksinya pada siang bolong. Tak hanya mengincar tas, HP pun rawan disikat.

Sulistyowati salah satunya. Perempuan warga desa Tlogomojo Kec. Rembang Kota tersebut, belum lama ini naik sepeda motor bersama saudaranya, Siti Rubiyatul. Siti sempat mengeluarkan HP ketika sampai di jalur Pantura, sebelah timur Alun Alun Rembang. Hanya hitungan detik, muncul dua orang pelaku mengendarai sepeda motor dari arah belakang, langsung merampas HP milik Siti Rubiyatul. Ia sempat berusaha mengejar pelaku yang kabur ke barat, namun terlanjur kehilangan jejak. Pasca peristiwa itu, dirinya sering tidak tenang ketika mengendarai sepeda motor, apalagi jika sendirian.

Sulistyowati berharap polisi segera mengungkap serangkaian kasus penjambretan maupun perampasan sepeda motor, agar masyarakat merasa aman.

Kapolres Rembang, AKBP Muhammad Kurniawan mengklaim sudah berupaya maksimal menekan tindak kejahatan, salah satunya dengan menggiatkan anggota Reserse Mobil (Resmob) dan Tim Buser.

Tapi hal itu musti diimbangi antisipasi dari masyarakat, semisal jangan keluar malam seorang diri, terutama bagi kaum wanita. Kemudian tidak membawa tas berisi barang barang berharga di salah satu lengan atau yang paling sering, mengoperasikan HP sambil naik sepeda motor.

Menurut pemetaan petugas Polsek Rembang Kota, ada dua ruas jalan di dalam kota Rembang, paling rawan tindak pidana penjambretan. Diantaranya Jalan Ex Stasiun Rembang ke timur dan Jl Jendral Sudirman, antara gerbang kota timur sampai Alun Alun.

Kepala Unit Reskrim Polsek Rembang Kota, Ipda Martoyo menduga pelaku jambret mempunyai tempat persembunyian sementara, untuk persinggahan usai beraksi. Sering kali ketika ada laporan penjambretan, pihaknya langsung membantu menyisir jalan, mencari pelaku sesuai ciri ciri yang disebutkan korban. Sejauh ini belum tertangkap. Meski demikian, polisi akan mencoba cara cara lain, agar pelaku bisa dibekuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *