Flash News
No posts found

Pasca Pengumuman, Terima Keluhan Bernada Curiga

Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz.

Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz.

Rembang – Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz menerima sejumlah keluhan, seputar hasil seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil kategori II atau yang gajinya diluar anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) maupun anggaran pendapatan belanja negara (APBN).

Semula dari 536 orang tenaga honorer K II yang mengikuti proses seleksi, hanya 201 orang lolos dan berhak ikut pemberkasan CPNS. Anehnya ada pegawai honorer dengan masa pengabdian 15 sampai dengan 20 tahun tidak lolos, sedangkan pegawai yang masa bhaktinya lebih rendah, baru 5 – 6 tahun, justru diterima.

Abdul Hafidz mengaku menyadari kalau muncul pertanyaan, apakah memang terjadi permainan ? Ia menegaskan tidak ada. Sejak proses pendataan peserta, tes tertulis hingga pengumuman, dirinya rutin memantau. Bahkan kerap mewanti wanti jangan sampai melakukan penyimpangan. Kalaupun ada yang nekat memberikan uang puluhan juta rupiah kepada seseorang, bukan kewenangan Pemkab Rembang. Hal itu ulah oknum tidak bertanggung jawab, hanya ingin mencuri curi kesempatan.

Abdul Hafidz menambahkan variabel penilaian, hasil tes tertulis merupakan skor tertinggi. Sedangkan faktor usia dan masa pengabdian, terhitung masih dibawah tes. Pemerintah mengutamakan perekrutan dari sisi kompetensi. Artinya, sangat memungkinkan tenaga honorer sudah tua, kalah dengan yang masih muda. Kebijakan tersebut memang menjadi dilema bagi pemerintah kabupaten.

Seorang tenaga honorer kategori II yang enggan disebutkan namanya mengaku pasrah, ketika pengumuman tidak lolos seleksi.

Ia sebatas berharap mereka yang melenggang ke tahapan berikutnya, tidak ada rekayasa data, seperti kasus di sejumlah daerah. Selain itu juga mendesak Pemkab Rembang menanyakan kepada Badan Kepegawaian Nasional, masih ada kemungkinan seleksi lanjutan atau tidak tahun 2014 ini.

1 Komentar

  1. dani

    Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar sumatra selatan, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 30 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah,namun teman saya memberikan no tlp Bpk DJOKO SUTRISNO yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan juga mengurusnya untuk kenaikan golongan, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim berkas saya melalui email, Satu minggu kemudia saya sudah ada panggilan kejakarta untuk ujian, alhamdulillah SK saya akhirnya keluar, itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Dr. Drs. Djoko sutrisno,Msi Tlp: 0853-920-56789 terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *