Flash News
No posts found

Tokoh Warga Serukan Damai, Akhiri Kesalahpahaman

Warga berada di lokasi penataan lahan milik PT Semen Indonesia Rembang, belum lama ini.

Warga berada di lokasi penataan lahan milik PT Semen Indonesia Rembang, belum lama ini.

Rembang – Setelah aksi protes warga terkait penutupan sementara pekerjaan penataan lahan di lokasi rencana pendirian Pabrik Semen Indonesia Rembang (SIR) di Desa Sendangmulyo Kec. Sluke, oleh aparat kepolisian 13 April lalu, mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Pasalnya, kawasan tersebut menjadi sumber mata pencaharian warga di lima Desa meliputi Desa Sendangmulyo, Labuan Kidul, Blimbing, Manggar dan Bendo Kecamatan Sluke.

Asmuni, tokoh warga desa Sendangmulyo menuturkan penduduk tak ingin hanya mendapatkan kiriman debu, tapi bagaimana agar mereka bisa bekerja.

Tokoh agama asal desa Labuhan Kidul Kec. Sluke, Kyai Ahmad Dzulqarnain Durri meminta protes warga, jangan sampai berlarut-larut.

Menurut dia, pemasangan garis polisi pada alat berat boleh – boleh saja, karena sesuai tugas polisi dalam menegakkan aturan. Tujuannya kegiatan pengerukan tanah di lahan PT. Semen Indonesia Rembang (SIR) yang dikelola warga desa setempat itu, tidak mengganggu lalu lintas jalur Pantura. Hampir setiap menit, ada truk pengangkut tanah uruk memotong jalan, menuju Pelabuhan Tanjung Bonang.

Lebih lanjut ia berharap kepada aparat kepolisian, massa yang dulu demo dapat dimaklumi, mengingat pengetahuan mereka terbatas. Warga hanya takut kehilangan pekerjaan. Sekarang garis polisi sudah dicopot, masalah dianggap selesai.

Seorang warga Desa Blimbing, M. Toha mengungkapkan pembangunan pabrik PT. SIR akan menyerap ribuan tenaga kerja lokal sehingga bisa mengurangi pengangguran. Saat ini dari hasil penataan lahan tempat pendirian pabrik saja, sebagian besar masyarakat telah merasakan manfaatnya.

M. Toha menambahkan soal kondisi jalur pantura ramai, diperparah truk tambang hilir mudik, bisa diantisipasi dengan mendirikan pos pantau. Petugas Dishubkominfo, anggota Satlantas dan pekerja tambang bisa saling bekerja sama mengatur, untuk mengurangi potensi kecelakaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *