Flash News
No posts found

Siswa Dan Diknas Tolak Politisasi Ujian

Seorang pegawai Dinas Pendidikan Kab. Rembang, membawa soal ujian nasional SMP sederajat di sub rayon SMPN II Rembang, hari Senin (05 Mei 2014).

Seorang pegawai Dinas Pendidikan Kab. Rembang, membawa soal ujian nasional SMP sederajat di sub rayon SMPN II Rembang, hari Senin (05 Mei 2014).

Rembang – Dinas Pendidikan Kab. Rembang berharap tidak ada soal soal bermuatan politis, selama Ujian Nasional tingkat SMP sederajat, yang mulai berlangsung hari Senin hingga Kamis (05 – 08 Mei 2014).

Kepala Bidang Kurikulum Dinas Pendidikan Kab. Rembang, Muttaqin mengatakan saat ujian nasional SMA sederajat, beberapa waktu lalu, terdapat teks soal mencantumkan nama Gubernur DKI Jakarta sekaligus calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo. Ia belum bisa memastikan soal ujian nasional SMP sederajat, hal itu terulang kembali atau tidak. Pasalnya berdasarkan prosedur tetap pelaksanaan ujian nasional, setelah selesai ujian, soal baru boleh dibuka sebulan kemudian.

Menurutnya akan lebih baik, pembuat soal mengangkat nama nama pahlawan, agar tidak dipolitisir. Lebih lebih menjelang Pemilu presiden dan wakil presiden.

Seorang peserta ujian nasional di Madrasah Mualimin Mualimat Rembang, Muhammad Ulin Nuha menjelaskan mata pelajaran hari pertama Bahasa Indonesia, soalnya berjumlah 50. Seingat dia, tak ada soal berbau calon presiden maupun tokoh politik lainnya. Pelajar asal desa Kedungrejo Rembang ini termasuk tidak setuju, kegiatan ujian nasional disusupi kepentingan politik.

Secara umum, ujian nasional hari pertama di kabupaten Rembang, berjalan cukup lancar. Dari total peserta 9.227 siswa, terdapat 3 anak yang tidak masuk ujian, karena sakit. Masing masing 1 siswa SMP Muhammadiyah Pamotan dan 2 siswa MTS Al Anwar Sarang. Mereka disarankan ikut ujian susulan, Senin pekan depan.

Berdasarkan aturan, komposisi kelulusan siswa, melihat hasil ujian nasional, nilai raport dan ujian sekolah. Pemerintah menetapkan bobot nilai ujian nasional sebesar 60 %, kemudian nilai sekolah 40 %. Nilai sekolah merupakan gabungan antara raport dan ujian sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *