Flash News
No posts found

Warga Serbu Tasikagung, Isyu Hantu Pocong Tertangkap

Tohirun membeberkan cerita di depan Kades Tasikagung. (gambar atas) warga memadati pintu masuk balai desa Tasikagung, Senin pagi.

Tohirun membeberkan cerita di depan Kades Tasikagung. (gambar atas) warga memadati pintu masuk balai desa Tasikagung, Senin pagi.

Rembang – Masyarakat desa Tasikagung Kec. Rembang Kota, Senin pagi (05 Mei 2014) digegerkan adanya isyu hantu pocong jadi jadian tertangkap. Sontak saja kabar tersebut menyebar cepat. Bahkan warga dari luar desa berbondong bondong datang ingin melihat langsung, tapi mereka akhirnya kecewa, tak seperti yang dibayangkan.

Cerita bermula ketika ada warga desa Tasikagung, berinisial WN mengaku memergoki hantu pocong bergentayangan. Setelah itu WN bercerita kepada Tohirun (54 tahun), warga asli Tasikagung yang kini menetap di desa Kalipang Kec. Sarang. Tohirun sehari hari bekerja di Tempat Pelelangan Ikan TPI Tasikagung, namun terkenal mempunyai ilmu supranatural. Melalui penerawangan, diduga Tohirun berhasil mengantongi nama pelaku hantu pocong jadi jadian. Ia meyakini warga desa Tasikagung sendiri.

Tohirun kemudian didatangkan di balai desa Tasikagung. Hadir pula anggota TNI – Polri, perangkat desa dan tokoh masyarakat. Sedangkan WN mendadak menghilang, sulit dicari.

Tohirun enggan membeberkan nama pelaku, karena alasan dilarang membuka aib seseorang. Suatu saat, akan terbongkar sendiri.

Jawaban Tohirun membuat sejumlah warga desa Tasikagung kesal. Giyanto, ketua RW 02 desa Tasikagung membenarkan hampir 2 bulan terakhir ini, warga dusun Pabean dan Kramatan desa Tasikagung dicekam rasa was was, lantaran isyu hantu pocong jadi jadian. Banyak kaum wanita takut keluar malam. Tapi belakangan justru muncul isyu lagi, hantu pocong berhasil ditangkap, semakin menjadi tanda tanya. Maka ia berharap kalau tertangkap, jangan sampai dihakimi. Namun hendaknya diserahkan kepada aparat kepolisian saja, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, telah mengganggu ketentraman masyarakat.

Kepala Desa Tasikagung, Riyanto menuturkan beberapa kali warganya mengaku pernah melihat hantu pocong. Ada sisi baiknya, karena Semenjak itu, penduduk lebih giat menggelar ronda. Soal kebenaran dan siapa pelakunya, masih perlu pembuktian lebih lanjut.

Kapolsek Rembang Kota, AKP Suhaendi Tirta menghimbau masyarakat jangan mudah terpancing isyu yang tidak jelas. Ia khawatir kalau main tuduh, akan menimbulkan fitnah dan rawan tindak anarkis.

Menurut Suhaendi, sebaiknya warga tetap waspada. Jangan sampai isyu hantu pocong membuat warga tercekam. Setelah itu dimanfaatkan pelaku kejahatan, untuk melancarkan aksinya, seperti pencurian.

1 Komentar

  1. dur

    hantu pocong dan kasus hukum salim? munginkah ada hubungnnya? pengalihan isukah?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *