Flash News
No posts found

Arena Di Tanah Lapang Itu, Berakhir Sudah

Barang bukti mata dadu diamankan polisi.

Barang bukti mata dadu diamankan polisi.

Lasem – Petugas Resmob Polres Rembang menggrebek arena judi dadu di sebuah tanah lapang, turut tanah desa Soditan Kec. Lasem, Kamis malam, sebuah desa yang selama ini juga terkenal sebagai pusat pondok pesantren.

Dalam penggrebekan itu, seorang tersangka diamankan polisi, yakni Sugiharto (34 tahun), warga desa Ngemplak Kec. Lasem. Sedangkan beberapa tersangka lainnya berhasil kabur. Suara gaduh yang ditimbulkan, sontak saja membuat warga sekitar lokasi keluar rumah dan berbondong bondong melihat langsung suasana tempat kejadian. Sugiharto selanjutnya diamankan menuju Mapolres Rembang. Hingga Jumat siang (09 Mei 2014), pria yang sehari hari bekerja sebagai sopir tersebut, masih menjalani pemeriksaan intensif anggota Unit I Reskrim Polres Rembang.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, AKP Joko Santoso menyatakan pihaknya akan terus mengurangi angka perjudian. Skala kecilpun akan ditindak, karena kalau dibiarkan, lama kelamaan pasti semakin besar.

AKP Joko Santoso menambahkan berdasarkan informasi masyarakat, arena judi dadu di desa Soditan tergolong cukup lama. Bahkan banyak para pemainnya datang dari luar desa.

Tak hanya menangkap seorang tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa 4 buah mata dadu, dua batok kelapa, 1 buah karpet tempat duduk, 6 lilin alat penerang dan uang tunai sebesar Rp 208 ribu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *