Flash News
No posts found

Tak Punya ATM, Warga Minta Jaminan

Seorang warga desa Megulung Kec. Sumber menunjukkan kartu kendali listrik pra bayar.

Seorang warga desa Megulung Kec. Sumber menunjukkan kartu kendali listrik pra bayar.

Rembang – Warga pelanggan listrik pra bayar di kabupaten Rembang meminta jaminan kepada PLN, agar penjualan pulsa listrik berlangsung lancar. Pasalnya jika sampai tersendat, arus listrik terancam padam dan pelanggan pula yang dirugikan.

Margono, seorang warga desa Megulung Kec. Sumber mengatakan untuk mengatasi kelangkaan, ia sempat meminta bantuan rekannya dari Jepara, agar menyuplai pulsa. Setelah hampir seminggu susah mendapatkan pulsa listrik, hari Kamis (15 Mei 2014) sudah mulai lancar. Menurut Margono, ketika counter PPOB (payment point online banking) kehabisan stok, sebenarnya pembelian pulsa listrik bisa didapatkan melalui ATM perbankan dan kantor pos. Di Kec. Sumber tidak ada kantor pos, selain itu sebagian besar masyarakat pelosok pedesaan juga tidak memiliki kartu ATM. Tentu solusi terbaik, PLN harus memastikan ketersediaan pulsa listrik di counter PPOB cukup.

Sumartono, warga desa Pasedan Kec. Bulu mengaku sejauh ini di desanya pasokan pulsa listrik masih lancar.

Ia berharap ketika muncul kelangkaan, segera diatasi, sehingga tidak meluas. Apalagi pemerintah sekarang mengarahkan pelanggan listrik baru, menggunakan sistem pra bayar. Dari sisi efektivitas, Sumartono berpendapat listrik pra bayar lebih hemat, dibandingkan sistem rekening. Biasanya kalau membeli pulsa Rp 20 ribu, untuk kebutuhan rumah tangga dengan kapasitas 450 watt, mampu bertahan 1 bulan atau bahkan lebih. Itupun pemakaian normal dan rutin mengoperasikan mesin pompa air.

Sementara itu, seorang petugas loket pengaduan di PLN Rayon Rembang, Wulan mengakui belakangan tengah ada penertiban lokasi penjualan pulsa listrik. Ia menimpali stok masih cukup, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan listrik pra bayar yang berjumlah hampir 20 ribuan orang di kabupaten Rembang. Kalau penataan loket dan sistem pengisian pulsa selesai, diprediksi tak akan ada masalah lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *