Flash News
No posts found

Berpesta, Dicegah Masuk Pantura

Siswa SMK Al Mubarok Rembang melakukan aksi corat coret baju seragam, Selasa sore.

Siswa SMK Al Mubarok Rembang melakukan aksi corat coret baju seragam, Selasa sore.

Rembang – Dari jumlah 5.969 siswa SMA, MA dan SMK di kabupaten Rembang yang mengikuti ujian nasional, 15 siswa diantaranya tidak lulus. Rinciannya SMA – MA ada 6 anak, sedangkan sekolah menengah kejuruan (SMK) 9 anak. Hasil tersebut diumumkan Selasa pukul 14.00 wib.

Kepala Bidang Kurikulum Dinas Pendidikan Kab. Rembang, Muttaqin menuturkan angka kelulusan tahun ini mengalami fluktuatif dibandingkan periode tahun lalu. Di tataran SMK sebelumnya dua tahun berturut turut lulus 100 %, tetapi sekarang mengalami penurunan, untuk Madrasah Aliyah juga menurun sedikit. Khusus SMA, angkanya masih sama.

Muttaqin menambahkan siswa SMA luar biasa sebanyak 5 orang, lulus semua. Hanya saja data kelulusan jalur pendidikan non formal atau kejar paket C belum diterima Dinas Pendidikan, hingga Selasa sore (20 Mei 2014).

Waktu itu jumlah peserta ujian kesetaraan sebanyak 666 orang, yang tidak hadir 68 orang. Mereka tetap mempunyai kesempatan menggapai kelulusan bersama dengan siswa yang tidak lulus dari sekolah reguler, untuk ikut ujian nasional tahap kedua, diperkirakan berlangsung bulan Agustus mendatang.

Sementara itu, perayaan kelulusan disemarakkan dengan aksi konvoi kendaraan. Pantauan Reporter R2B di jalur Pantura kota Rembang, petugas Satuan Lalu Lintas berupaya menghalau arak arakan sepeda motor, supaya tidak mengganggu arus kendaraan di jalur Pantura. Para pelajar kemudian diarahkan menuju jalur dalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *