Flash News
No posts found

Hutang Membumbung, Dapatkan Sinyal Positif PLT Bupati

Sejumlah pemain PSIR Rembang melakukan pemanasan, sebelum pertandingan di Stadion Krida, baru baru ini.

Sejumlah pemain PSIR Rembang melakukan pemanasan, sebelum pertandingan di Stadion Krida, baru baru ini.

Rembang – Manajemen PSIR Rembang mulai pontang panting menyediakan anggaran untuk memenuhi kebutuhan operasional tim. Bahkan manajemen mengklaim sudah tombok Rp 400 juta, pada akhir putaran pertama kompetisi divisi utama.

Manajer PSIR Rembang, Siswanto mengungkapkan kalau ada pihak pihak yang tidak percaya, ia mempersilahkan untuk mengecek hutang manajemen di BPR BKK. Sampai saat ini masih ada sejumlah sertifikat tanah dan BPKB kendaraan yang digunakan sebagai jaminan meminjam uang. Melihat kondisi seperti itu, dirinya pesimis Laskar Dampo Awang akan mampu melanjutkan kompetisi divisi utama, hingga berakhir, apabila tidak ada uluran tangan, termasuk dari pemerintah kabupaten setempat.

Sejak muncul larangan penggunaan dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), praktis belum ada sedikitpun perhatian kepada PSIR musim ini. Sedangkan suntikan dana dari sponsor, tidak mencukupi. Bisa saja jika manajemen semakin keberatan, tim akan diserahkan lagi kepada masyarakat, karena menurutnya manajemen maupun PT Rembang Sportindo Mandiri, sebatas mengelola.

Siswanto menambahkan hari Senin (19 Mei 2014), pengurus dan perwakilan manajemen PSIR menemui pelaksana tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz, di ruang kerjanya.

Ia berharap Plt Bupati ikut peduli terhadap PSIR, jangan sampai macet di tengah kompetisi. Apalagi masih ada 7 pertandingan lagi. Dari hasil pembicaraan hampir satu jam, Hafidz menunjukkan sinyal positif.

Sebelumnya, kepada Reporter R2B, Abdul Hafidz mengaku belum mempunyai gambaran mekanisme bantuan untuk PSIR. Tapi secara pribadi menganggap PSIR merupakan aset daerah. Baik buruknya prestasi menjadi tanggung jawab bersama. Diharapkan tokoh tokoh yang peduli sepak bola, juga ikut membantu pendanaan tim.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *