Flash News
No posts found

Aparat Ancam Gembok Kapal

Petugas TNI AL dan Satpolair Polres Rembang mengawasi sandaran kapal TPI Tasikagung.

Petugas TNI AL dan Satpolair Polres Rembang mengawasi sandaran kapal TPI Tasikagung.

Rembang – Petugas Keamanan Laut mengancam akan menggembok pintu kapal dan menahan surat surat PAS kapal, jika mereka masih membandel bersandar sembarangan di dermaga pelabuhan Tasikagung Rembang.

Komandan Pos Angkatan Laut Rembang, Letda Hartono menyampaikan ancaman sanksi tersebut, setelah pihaknya bersama Dinas Kelautan Dan Perikanan, Satpolair, Pelabuhan Perikanan Pantai dan Syahbandar melakukan operasi penertiban. Pintu ruangan juru mudi kapal digembok, apabila ada kapal menempati lokasi untuk tempat membongkar ikan. Begitu anak buah kapal datang ke Pos Kamla, langsung diberikan pengarahan. Apabila dikemudian hari kembali mengulangi, surat surat kapal semacam STNK kendaraan akan ditahan. Setidaknya sudah belasan kapal digembok.

Letda Hartono menambahkan area bongkar ikan di sebelah timur TPI baru, musti steril sepanjang 100 meter. Seusai bongkar, kapal diarahkan pindah menuju barat dermaga. Berulang kali hal itu disosialisasikan kepada nelayan, tapi untuk mematuhi aturan, susahnya bukan main. Saat penertiban, anak buah kapal patuh. Setelah tidak ada petugas, kembali lagi. Maka setiap hari, petugas gabungan siaga mengawasi. Ia khawatir kalau masih semrawut, rawan menimbulkan konflik antara anak buah kapal cantrang dengan mini pursesine.

Sementara itu, Fadholi, pengurus kapal di desa Tasikagung – Rembang mengaku tidak yakin upaya tersebut mampu menertibkan kesemrawutan sandaran kapal. Saat sore hingga malam hari, lokasi yang seharusnya steril, sudah dipenuhi kapal. Mereka mencari tempat kosong, agar terhindar dari amukan ombak. Menjelang pagi, kapal harus dikejar kejar untuk segera pindah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *