Flash News
No posts found

Awasi, Rp 3,8 M Digelontorkan

Pekerja menata alun alun Rembang, beberapa waktu lalu.

Pekerja menata alun alun Rembang, beberapa waktu lalu.

Rembang – Pemerintah kabupaten Rembang tahun ini kembali menggelontorkan dana Rp 3,8 miliar, untuk melanjutkan penataan kawasan Alun Alun Rembang.

Kepala Bidang Pertamanan Dan Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kab. Rembang, Hendro Riyadi menjelaskan dana sebesar itu nantinya untuk penataan drainase, pemasangan keramik, membuat lintasan bagi pejalan kaki, pengaspalan jalan, pendirian shalter pedagang dan melengkapi sarana penerangan. Perkiraan bulan Juli mendatang, pengerjaan dimulai, karena sekarang musti melewati tahapan lelang proyek. Kalau sebelumnya dipegang pelaksana proyek dari Jepara, bisa saja nantinya sama atau berbeda. Menurutnya, jika dana belum cukup, hasil rapat bersama Sekretaris Daerah, Pemkab Rembang berkomitmen untuk meneruskan sampai selesai. Yang jelas tahun ini kondisi Alun Alun akan jauh lebih baik.

Hendro Riyadi menambahkan ada banyak dinas/instansi terlibat dalam pengelolaan alun alun. Ia mencontohkan retribusi pedagang ditangani Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah, izin pentas dipegang Bagian Kesra, sektor parkir dikelola Dishubkominfo dan perawatan menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum.

Apakah jika sudah jadi 100 %, alun alun nantinya masih boleh untuk pertunjukan skala besar, termasuk kampanye ? Hendro menyerahkan sepenuhnya kepada kebijakan pimpinan daerah, tetapi yang jelas rumput alun alun akan diganti, kemudian ditata sebaik mungkin, supaya enak dipandang.

Sebelumnya, revitalisasi alun alun Rembang tahap pertama tahun 2013 lalu menghabiskan dana sekira Rp 1,5 miliar.

Anggaran tersebut dipakai untuk pembongkaran alun alun lama, pengurukan, pengecoran dan pengaspalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *