Flash News
No posts found

“Jangan Jauh Jauh, Kami Serius Tahun Depan…”

Situasi jalan di depan pasar hewan Pamotan.

Situasi jalan di depan pasar hewan Pamotan.

Pamotan – Pemerintah kabupaten Rembang berjanji memindahkan lokasi pasar hewan Pamotan pada tahun 2015 mendatang.

Pelaksana Tugas Bupati Rembang yang juga asli desa Pamotan, Abdul Hafidz menganggap kondisi pasar hewan tidak layak, karena sempit dan tempat parkirnya terbatas, sehingga kerap mengakibatkan kemacetan setiap hari pasaran, Selasa. Ia mengakui rencana pemindahan sebenarnya berlangsung sejak dua tahun lalu, tetapi belakangan molor, gara gara muncul perubahan aturan pemerintah, tentang pengadaan lahan untuk fasilitas umum.

Ia menyampaikan tahun depan, wacana relokasi akan kembali dibahas. Rencana pasar hewan dialihkan menuju kawasan Kemantren Pamotan, tak jauh dari pasar hewan yang sekarang. Luas lahannya sekira 2 hektar. Hafidz sejak awal menekankan agar mencari tempat, jangan jauh jauh dari pusat Pamotan. Hal itu tujuannya untuk memudahkan transaksi jual beli ternak.

Seorang petugas peternakan dari Pemkab Rembang, Mustofa mendukung rencana pemindahan pasar hewan Pamotan. Menurutnya, antara luas dengan kapasitas ternak tidak sebanding. Normalnya, hanya mampu menampung 400 ekor sapi dan 200 ekor kambing. Kini bertambah ramai, bahkan sering dua kali lipat melebihi kapasitas.

Rohmat, seorang pedagang kambing asal Rembang mengaku biasa menjual ternaknya di pinggir jalan raya Pamotan – Sedan, karena di dalam pasar penuh sesak.

Ia mengusulkan kalau tempat baru masih berada di pinggir jalan raya, mustinya dilengkapi area parkir memadai, menjorok ke dalam minimal 50 – 100 meter. Akses keluar masuknya juga ditata, jangan sampai kelak hanya sekedar memindah kesemrawutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *