Flash News
No posts found

Asyik Gelap Gelapan, Dibacok Dan Motor Dirampas

Korban berinisial RB yang mengalami luka bacok, keluar dari rumah sakit dr R Sutrasno.

Korban berinisial RB yang mengalami luka bacok, keluar dari rumah sakit dr R Sutrasno.

Rembang – Peristiwa ini bisa menjadi bahan pelajaran bagi pasangan muda mudi, agar jangan sembarangan memilih tempat pacaran. Ada 4 remaja asyik berpacaran di tempat gelap, Jumat (23 Mei 2014) sekira pukul 20.30 wib. Dua sepeda motor mereka dirampas. Satu korban bahkan terkena luka bacok.

Kejadian bermula ketika ada dua pasangan remaja pacaran di tempat gelap, dekat kontainer sampah, belakang sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) desa Kabongan Kidul Rembang. Pasangan pertama berinisial RB, warga Perumahan Tireman dan ceweknya DS, warga Jarakan desa Sukoharjo Rembang. Berjarak 10 meteran, ada pasangan lain, FS warga desa Tasikharjo Kec. Kaliori dan AM warga desa Sawahan Rembang.

Dua motor diparkir, tak jauh dari lokasi pacaran. Tiba tiba 3 orang pelaku menggunakan penutup muka datang. Kali pertama, pelaku membacok RB, karena berusaha melawan, saat pelaku akan merampas motor Yamaha Scorpio miliknya, bernomor polisi K 4048 JS.

RB terluka di bagian tangan kanan, sedangkan sang pacar berlari meminta tolong pasangan FS dan AM. Namun pelaku terus mengejar, membuat korban ketakutan dan langsung kabur menyelamatkan diri.

Motor FS, Honda Vario K 5682 QM tertinggal, pelaku leluasa membawa kabur dua unit sepeda motor sekaligus. Usai kejadian, korban luka, RB menjalani perawatan di rumah sakit dr R Sutrasno Rembang. Ia mengaku sempat ditendang pelaku, kemudian terjatuh ke dalam selokan.

Mendekati Sabtu dini hari, tiga saksi korban masih menjalani pemeriksaan intensif petugas Reskrim Polsek Rembang Kota. Mereka diminta ikut olah tempat kejadian perkara. Korban perampasan menyatakan susah menggambarkan ciri ciri pelaku, lantaran situasi sangat gelap.

Kepala Desa Kabongan Kidul Rembang, Rokhani menyarankan kalau ingin pacaran, sebaiknya di Taman Borotugel barat rumah sakit saja. Kondisi terang dan dekat dengan permukiman penduduk. Pelaku tentu akan pikir pikir, jika ingin berbuat jahat.

Kapolsek Rembang Kota, AKP Suhaendi Tirta membenarkan lokasi belakang MAN Rembang, memang rawan tindak kejahatan. Selain itu ada titik lain yakni jalan antara dusun Besi – dusun Bagel desa Mondoteko. Tempat tempat tersebut, musti dihindari untuk pacaran.

AKP Suhaendi menambahkan pihaknya masih menyelidiki kasus perampasan dua sepeda motor tersebut. Sejauh ini untuk mengungkap identitas pelaku, anggotanya bersama Reskrim Polres Rembang terus menelusuri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *