Flash News
No posts found

Sehari Sampai Lima Kali, DPU Jadi Sasaran Protes

Tumpukan material di dekat perempatan Ex Stasiun Rembang, pemicu kecelakaan.

Tumpukan material di dekat perempatan Ex Stasiun Rembang, pemicu kecelakaan.

Rembang – Tumpukan material pasir dan batu bata di jalan Kartini, sebelah barat Ex Stasiun Rembang sering mengakibatkan pengendara sepeda motor terjatuh. Bahkan dalam sehari, pernah ada 5 kali kecelakaan, setelah ban motor mereka melintasi bekas ceceran pasir. Peristiwa terakhir Selasa pagi (27 Mei 2014). Rata rata merupakan pengguna jalan yang melaju dari arah timur, kemudian belok ke selatan.

Gunawan Wijaya, seorang pemilik toko di dekat tumpukan material mengatakan biasanya seusai turun hujan, pasir ikut terbawa air. Saat cuaca panas, kondisi pasir kering pasti membahayakan pengendara motor. Memang sejauh ini korban menderita luka ringan. Tapi kalau sampai ada pengendara motor mendadak terjatuh, dilindas kendaraan lain dari arah belakang, akan berakibat fatal. Untuk menghindari peristiwa kembali terulang, warga berinisiatif memasang dua buah tong sampah, sebagai rambu rambu darurat. Ia berharap material jangan dibiarkan menumpuk terlalu lama. Mustinya dinas terkait lebih tanggap.

Berdasarkan penelusuran Reporter R2B, tumpukan material tersebut menjadi tanggung jawab Bidang Tata Ruang Dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum Kab. Rembang. Menurut rencana, material akan digunakan untuk menata trotoar.

Kepala Bidang Tata Ruang Dan Pertamanan, Hendro Riyadi mengakui proyek trotoar terhenti seminggu lebih, lantaran terjadi kesalahan rencana anggaran biaya (RAB). Bahan dasaran trotoar akan diganti. Perkiraan, minggu depan akan dilanjutkan lagi.

Hendro Riyadi menimpali sambil menunggu RAB yang baru, pihaknya mengingatkan pelaksana proyek segera memasang plang pembatas, agar pengguna jalan tahu dan memperlambat laju kecepatan kendaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *